Senin, 21 Jumadil Akhir 1435 / 21 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Inalillahi.. Nenek Dibunuh Perampok, Mukenanya Berlumuran Darah

Selasa, 06 November 2012, 15:44 WIB
Komentar : 0
www.123rf.com
Korban tewas (ilustrasi)
Korban tewas (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, CILACAP -- Seorang nenek warga Desa Padangjaya, Kecamatan Majenang, Cilacap, menjadi korban keganasan perampok. Nenek Kiki Aminah (70) yang tinggal dengan hanya ditemani seorang cucunya tersebut ditemukan tewas di rumahnya pada Selasa (6/11) siang.

''Cucunya, Mayang, yang pertama kali menemukan nenek Aminah sudah meninggal,'' kata Ridwan, tetangga korban.

Peristiwa pembunuhan yang diduga berlatar belakang perampokan tersebut diketahui cucunya, Mayang (13), saat pulang sekolah pukul 12.30. Mayang saat itu mendapati rumah neneknya sepi dan pintu depan terkunci.

Mayang sendiri selalu membawa kunci cadangan bila hendak pergi keluar rumah. Namun, saat itu dia tidak bisa membuka pintu karena ada kunci lain di bagian dalam daun pintu.
   
Awalnya, Mayang mengira neneknya sedang tidur sehingga pintu depan dikunci dengan kunci masih menggantung. Namun saat melihat ke dalam rumah melalui jendela samping, dia melihat neneknya tergeletak diam di lantai dengan masih mengenakan kain mukenah.

Bahkan saat dipanggil-panggil, neneknya diam saja. Mayang akhirnya meminta bantuan tetangga, Ridwan (33), membukakan pintu. Ridwan yang juga sempat melihat kondisi nenek Aminah yang tergeletak di lantai itu segera mendobrak pintu depan.

''Saat itu, kami melihat kondisi nenek Aminah sudah berlumuran darah. Kepala bagian atasnya mengalami luka robek dan mukanya lebam,'' jelasnya.

Reporter : Eko Widiyanto
Redaktur : Didi Purwadi
Tahukah engkau apa yang menghancurkan Islam?” Ia (Ziyad) berkata, aku menjawab, “Tidak tahu.” Umar bin Khattab RA berkata, “Yang menghancurkan Islam adalah penyimpangan orang berilmu, bantahan orang munafik terhadap Alquran, dan hukum (keputusan) para pemimpin yang menyesatkan.”(Riwayat Ad-Darimi, dan berkata Syaikh Husain Asad: isnadnya shahih))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar
  septi isnaeni Rabu, 7 November 2012, 01:50
ini tetangga sy..
smoga arwah mbah minah diterima disisi Allah SWT..
aamiin
  Heri Selasa, 6 November 2012, 16:02
Kalau baca judulnya, seolah-olah yang menjadi topik utama adalah "mukena berlumuran darah", bukan terbunuhnya nenek tersebut.

  VIDEO TERBARU
Fitur Kamera Jadi Pertimbangan Memilih Ponsel Pintar
AKARTA-- Fitur kamera yang tinggi menjadi salah satu pertimbangan seseorang memilih ponsel pintar. Untuk itu, Acer Liquid E3 menjadikan kamera sebagai salah satu...