Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Walikota Yogyakarta Minta Garuda Tambah Penerbangan Malam

Sabtu, 06 Oktober 2012, 00:31 WIB
Komentar : 0
Pesawat Garuda Indonesia

REPUBLIKA.CO.ID,YOGYAKARTA -- Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti mengharapkan adanya penerbangan malam hari di Yogyakarta. Penerbangan malam akan menambah jumlah orang yang melakukan perjalanan menuju maupun keluar Yogyakarta bisa setiap saat.

Haryadi mengungkapkan hal itu pada pembukaan Garuda Indonesia Travel Fair (GATF) 2012 di Ambarukmo Plaza Yogyakarta, Jumat (5/10). Acara ini dihadiri vice president Area Western Indonesia Region Garuda Indonesia, Suranto; GM Garuda Indonesia Branch Officer Yogyakarta, Muhammad Anshori; dan sejumlah tamu undangan.

Dikatakan Haryadi, penerbangan malam sangat membantu pemerintah daerah untuk meningkatkan jumlah wisatawan ke Yogyakarta. "Karena itu, Garuda dan Angkasa Pura bisa melakukan penambahan penerbangan," harap Haryadi.

Selain penerbangan malam, Haryadi juga mengusulkan agar Garuda membuka city check in, sehingga memudahkan calon penumpang yang ada di kota-kota sekitar Yogyakarta. Sebab Bandara Adi Sutjipto telah dihubungkan dengan jalur kerata api Pramek yang berhenti di stasiun Maguwoharjo.

"Kalau ada city check in penumpang dari Wates (Kulonprogo) atau dari Klaten (Jawa Tengah) bisa naik kereta dan bisa lebih irit dibanding dengan kendaraan pribadi. Bahkan ada penumpang dari Sragen jika mau naik pesawat lebih murah ke Yogya dengan Pramek cukup Rp 10 ribu, sedang dengan taksi ke Solo Rp 100 ribu," katanya.

Reporter : heri purwata
Redaktur : Taufik Rachman
1.481 reads
Beramallah kamu sekalian, karena beramal akan merubah sesuatu yang buruk yang telah ditentukanNya padamu(HR Bukhori-Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda