Tuesday, 7 Zulqaidah 1435 / 02 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

Selama Lebaran, 2.528 Personel Polisi 'Temani' Pemudik

Tuesday, 07 August 2012, 20:33 WIB
Komentar : 0
Republika/Aditya Pradana Putra
 Pemudik yang melintas Jalan Lingkar Nagreg, Kabupaten Bandung, Jabar.
Pemudik yang melintas Jalan Lingkar Nagreg, Kabupaten Bandung, Jabar.

REPUBLIKA.CO.ID, KULON PROGO - Polda Daerah (Polda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menerjunkan sedikitnya 2.528 personel dalam rangka Operasi Ketupat Merapi 2012 untuk mengamankan arus mudik dan arus balik Lebaran 1433 Hijriah.

"Kami menerjunkan sebanyak 2.528 personel yang terdiri atas Satgas Polda DIY sebanyak 450 personel, Polresta Yogyakarta 438 personel, Polres Sleman sebanyak 420 personel, Polres Bantul sebanyak 410 personel, Polres Kulon Progo 400 dan Polres Gunung Kidul 410 personel," beber Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda DIY AKBP Anny Pujiastuti di Kulon Progo, Selasa.

Ia mengatakan, Polda DIY memprediksikan jumlah pemudik pada Lebaran 1433 Hijriah naik antara 10 persen hingga 20 persen, dan mudik keluarga yang menggunakan sepeda diperkirakan naik 10 hingga 20 persen.

"Kami memprediksikan puncak arus mudik terjadi pada H-4 atau 16 Agustus, sementara puncak arus balik diperkirakan pada H+5 atau pada 25 Agustus," kata Anny.

Untuk menjamin rasa aman dan nyaman bagi warga masyarakat yang akan merayakan Lebaran, kata Anny, Polri bersama intansi terkait memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat dengan menggelar operasi kepolisian terpusat dengan Sandi Ketupat Merapi 2012 yang dilaksanankan selama 16 hari, dengan pola Hamkamtibmas yang dilaksanakan sepenuhnya Satgas Polda dan Polresta atau Polres.

"Tujuan utamanya adalah keselamatan masyarakat dalam merayakan Idul Fitri 1433 Hijriah yang meliputi kegiatan ibadah, mobilitas angkutan manusia dan barang serta kegiatan lainnya baik di terminal, bandara, pusat keramaian masyarakat, tempat rekreasi yang banyak dikunjungi masyarakat," kata Anny.

Ia mengimbau pemudik untuk hati-hati dalam mengemudi terutama di lokasi rawan macet yang tersebar di wilayah Polda DIY. Lokasi rawan macet untuk wilayah Polres Sleman meliputi Ambarukmo Plaza, simpang empat Kentungan, simpang empat Condong Catur, Monumen Jogja Kembali, Candi Prambanan, Pasar Prambanan, Pasar Tumpah Gamping dan Jalan Kaliurang.

Wilayah rawan macet di wilayah Polres Kulon Progo yakni simpang lima Karangnongko. Wilayah rawan macet di wilayah Polres Bantul yakni simpang empat Gondowulung, Srandakan dan jalan Parangtritis-Yogyakarta.

Wilayah rawan macet di wilayah Polresta Yogyakarta meliputi Malioboro, Panembahan Mangkubumi, Panembahan Senopati, Kebon Raya, Laksda Adisucipto, jalan AM Sangaji hingga Diponegoro dan jalan Magelang KM 1, dan Wilayah rawan macet di Polres Gunung Kidul yakni pertigaan Pantai Baron.

Sementara jalur rawan laka lantas untuk wilayah Polres Sleman meliputi Jogja-Magelang KM 10 hingha KM 15, Jalan Wates-Gamping KM 8 hingga KM 10, jalan Lingkar Utara KM 7 hingga KM 12, jalan Jogja-Solo KM 7 hingga KM 10 dan Ring Road Utara.

Jalur rawan laka lantas untuk wilayah Polres Kulon Progo meliputi simpang empat Tambak Triharjo, simpang tiga Dalangan sampai dengan Toyan Wates, jalan umum Soekoreno sampai dengan dudukan Sentolo dan jalan umum Demen-Temon.

Jalur rawan laka lantas untuk wilayah Polres Bantul yakni jalan Bantul Melikan Lor, jalan Srandakan Bajang Wijirejo Pandak, dan jalan Yogyakarta-Parangtritis.

Selain itu, jalur rawan laka lantas untuk Poresta Yogyakarta meliputi jalan Kusumanegara, jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Magelang. Jalur rawan laka lantas untuk wilayah Polres Gunung Kidul yakni jalan Yogyakarta-Wonosari KM 2 hingga KM7, jalan Karangmojo-Semin dan jalan Semanu-Ponjong.

Anny mengatakan, Polda DIY juga memasang CCTV di 15 titik yang tersebar diseluruh wilayah Polda DIY. Untuk wilayah Polresta Yogyakarta, CCTV dipasang di Abu Bakar Ali, Pos Teteg Malioboro, Kantor Pos Besar dan Pos Simpang Empat Tugu. Untuk wilayah Polres Kulon Progo dipasang di Pos PJR Induk Temon dan Pos Lalin Patung Kuda.

Sementara, untuk wilayah Polres Bantul, CCTV dipasang di simpang empat Druwo, SAR Parangtritis, Gondowulung dan Pos Ketandan. Wilayah Polres Sleman di Pos Tempel, Pos Kentungan, Pos Prambanan dan Pos Pasar Gamping. Terakhir di wilayah Polres Gunung Kidul dipasang di Pos PJR Induk Patuk.

Redaktur : Djibril Muhammad
Sumber : Antara
Hadis riwayat Abu Musa ra., ia berkata: Aku pernah bertanya: Wahai Rasulullah, Islam manakah yang paling utama? Rasulullah saw. bersabda: Orang yang kaum muslimin selamat dari lisan dan tangannya. (HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar