Tuesday, 11 Rajab 1434 / 21 May 2013
find us on : 
  Login |  Register

Warga Malioboro Bersih-bersih Jelang Ramadhan

Thursday, 19 July 2012, 14:51 WIB
Komentar : 0
myindonesia.at.ua
Jalan Malioboro, Yogyakarta.
Jalan Malioboro, Yogyakarta.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA - Bukan hanya orang saja yang sibuk membersihkan diri menjelang masuknya bulan puasa yang diperkirakan akan dimulai pada Jumat (20/7) besok. Kawasan Malioboro Yogyakarta yang menjadi pusat kota dan pusat wisata Yogya juga berbenah diri.

Puluhan warga Malioboro, Kamis (19/7) secara serentak melakukan bersih-bersih di kawasan itu. Mereka menyapu jalan, memunguti sampah, mengguyur jalan dan tanaman agar terlihat bersih dan tidak bau pesing.

Pembersihan kawasan Malioboro ini dilakukan pukul 10.00 WIB hingga sekitar pukul 12.00 WIB. Pembersihan sendiri diawali dari Lapangan parkir Abu Bakar Ali hingga titik nol kilometer. Mereka juga melibatkan kendaraan tangki air untuk upaya penyiraman jalan.

"Sebelum membersihkan diri kita menjelang puasa kita membersihkan lingkungan terlebih dahulu," terang Ketua Paguyuban Pedagang Malioboro hingga Ahmad Yani (Pemalni) Slamet Santoso saat ditemui di sela-sela bersih-bersih.

Menurutnya seluruh anggota komunitas Malioboro ikut dalam kegiatan tersebut. Sedikitnya ada tiga ribu anggota Pemalni yang ada di kawasan tersebut. "Mereka sudah melakukan bersih-bersih lingkungan sejak kemarin. Kita mengikuti untuk pembersihan jalan dan sekitarnya," terangnya.

Diakui dia, pihaknya menyediakan dua mobil tangki untuk penyiraman jalan dan taman. Penyiraman jalan dilakukan agar jalan-jalan di kawasan Malioboro tidak bau pesing. Diakuinya, pembersihan ini bukan hanya menjelang lebaran saja. Kegiatan tersebut akan dilakukan secara rutin.

Komunitas yang terlibat dalam bersih-bersih Malioboro tersebut ada 23 kelompok antara lain, komunitas PKL, asongan, becak, parkir, pedagang makanan, keamanan dan komunitas seni Malioboro. "Ini bukan bersih-bersih terakhir, ini awal untuk pembersihan Malioboro sehingga semakin bersih dan nyaman bagi pengunjung," tandasnya.

Reporter : Yulianingsih
Redaktur : Djibril Muhammad
811 reads
Hati-hatilah terhadap dusta. Sesungguhnya dusta membawa kepada kejahatan dan kejahatan membawa kepada neraka. Selama seorang dusta dan selalu memilih dusta dia tercatat di sisi Allah sebagai seorang pendusta (pembohong)((HR. Bukhari))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Alhamdulillah, Malawi Bangun Universitas Islam Pertama
LILONGWE---Muslim Malawi tak lama lagi akan membuka Universitas Islam pertama di negara itu. Pembangunan kampus ini diharapkan dapat mempromosikan pendidikan modern dikalangan Muslim. Pembangunan...