Kamis, 4 Syawwal 1435 / 31 Juli 2014
find us on : 
  Login |  Register

Bom Perampok Bank BRI RS Sardjito hanya Replika

Selasa, 17 Juli 2012, 14:38 WIB
Komentar : 0
Ilustrasi Bom Rakitan
Ilustrasi Bom Rakitan

REPUBLIKA.CO.ID,YOGYAKARTA -- Benda yang diduga bom yang digunakan untuk aksi perampokan di Kantor Kas BRI RS Sardjito Yogyakarta, Senin (16/7) dipastikan bukan bom. Tim gegana Brimob Polda DIY memastikan benda tersebut hanya replika bom dan bukan bom karena tidak memenuhi unsur sebagai bom.

"Bisa dikatakan bom jika memenuhi empat unsur yaitu jika switch, bahan peledak, power dan inisiator. Ini hanya ada switchnya aja dan inisiator. Tapi tidak ada power dan bahan peledaknya," terang AKP Suripto, Wakasubden Uji Bom Gegana Brimob DIY saat ditemui di markas Gegana Brimob DIY, Selasa (17/7).

Tim gegana sendiri langsung menyelidiki benda itu usai aksi perampokan di RS Sardjito, kemarin. Tim Gegana juga melakukan foto X Ray untuk identifikasi benda itu. Menurut Kaden Gegana Brimob Polda DIY, AKBP Maryono, pihaknya menemukan tiga tabung parfum, kabel, jam dan panel dalam benda tersebut.

Tabung parfum itu dirangkai sedemikian hingga menjadi bom. Namun rangkaian tersebut tidak diisi bahan peledak dan tidak menggunakan batere ataupun aki. "Kalau melihat rangkaiannya ini memang bom, tetapi karena tidak ada bahan peledaknya maka ini hanya replika," terangnya.

Diakuinya, rangkaian yangh dibuat perampok tersebut menunjukan bahwa pembuat sudah profesional. "Kalau melihat rangkaiannya ini sudah profesional," jelasnya.

Dikatakan Maryoto, penggunaan replika bom untuk perampokan ini merupakan modus baru dalam aksi di Yogyakarta. Namun Maryoto tidak mau menyimpulkan jika ada hubungan antara perampokan dengan pembuatan bom.

Menurutnya, replika bom itu hanya untuk menakut-nakuti saja. Meskipun rangkaiannya cukup bagus. Penyelidikan tim gegana tersebut juga sudah dilaporkan Polda DIY.

Seperti diketahui, Senin pagi kemarin aksi perampokan terjadi di kantor kas Bank BRI RS Sardjito. Pelaku menggunakan benda mirip bom dalam aksi tersebut.

Reporter : yualingsih
Redaktur : Taufik Rachman
(Musim) haji adalah beberapa bulan yang dimaklumi, barangsiapa yang menetapkan niatnya dalam bulan itu akan mengerjakan haji, maka tidak boleh rafats, berbuat fasik dan berbantah-bantahan di dalam masa mengerjakan haji. Dan apa yang kamu kerjakan berupa kebaikan, niscaya Allah mengetahuinya. Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa dan bertakwalah kepada-Ku hai orang-orang yang berakal.(QS:Al Baqarah 197)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
ISIS Luncurkan Video Ajakan Jihad
 JAKARTA -- Negara Islam Irak dan Suriah atau ISIS meluncurkan video dengan maksud meminta dukungan kepada warga Indoensia. Dalam video yang diunggah ke youtube tersebut,...