Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register
  • Sejumlah seniman memainkan kesenian tradisional khas Magelang, Tari Jelantur, di Wonolelo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Ahad (27/5). (Aditya Pradana Putra/Republika)

  • Sejumlah seniman memainkan kesenian tradisional khas Magelang, Tari Jelantur, di Wonolelo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Ahad (27/5). (Aditya Pradana Putra/Republika)

  • Sejumlah seniman memainkan kesenian tradisional khas Magelang, Tari Jelantur, di Wonolelo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Ahad (27/5). (Aditya Pradana Putra/Republika)

  • Sejumlah seniman memainkan kesenian tradisional khas Magelang, Tari Jelantur, di Wonolelo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Ahad (27/5). (Aditya Pradana Putra/Republika)

  • Sejumlah seniman memainkan kesenian tradisional khas Magelang, Tari Jelantur, di Wonolelo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Ahad (27/5). (Aditya Pradana Putra/Republika)

In Picture: Kesenian Jelantur Terancam Punah

Senin, 28 Mei 2012, 13:00 WIB

REPUBLIKA.CO.ID,  Sejumlah seniman memainkan kesenian tradisional khas Magelang, Tari Jelantur, di Wonolelo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Ahad (27/5).Kesenian Jelantur dibawakan oleh sekelompok penari berseragam prajurit Kraton yang membawa kuda kepang. Seakan kembali ke masa lalu, keindahan kesenian Jelantur mampu memikat perhatian para pengunjung. Namun sayang sekali seni tari ini terancam punah, karena tidak ada regenerasi akibat rendahnya minat generasi muda untuk menggeluti seni tari yang menggambarkan masa perjuangan saat merebut kemerdekaan.

Redaktur : Mohamad Amin Madani
3.565 reads
FOTO SEBELUMNYA
FOTO TERPOPULER
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
  bintang Selasa, 5 Juni 2012, 08:12
mari lestarikan kebudayaan jawa tengah


kunjungi baik yo.

pengembara1567.blogspot.com
  koko Selasa, 29 Mei 2012, 08:03
mang setiap pemerannya kesenian tersebut harus pakai kaca mata hitam ya?
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda