Senin, 26 Zulhijjah 1435 / 20 Oktober 2014
find us on : 
  Login |  Register

DIY Tinggalkan Predikat Tertinggi UN di Indonesia

Jumat, 25 Mei 2012, 12:51 WIB
Komentar : 0
Lucky.R/Antara
Ujian Nasional tingkat SMA sederajat.  (Ilustrasi)
Ujian Nasional tingkat SMA sederajat. (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang menyandang predikat kota pendidikan tahun ini justru tidak meraih nilai tertinggi ujian nasional (UN). Padahal 2011 lalu nilai tertinggi UN SMA diraih oleh siswa DIY. Tahun ini predikat tersebut diraih daerah lain, yaitu Jawa Timur, Bali, dan Jawa Barat.

"Itu bukan kemunduran, tetapi secara rata-rata hasil UN tahun ini meningkat dibandingkan tahun lalu. Dan standar deviasinya (perbedaan) hasil UN antar siswa semakin kecil. Ini justru lebih baik," terang Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Provinsi DIY, Baskara Aji, Jumat (25/5).

Pengumuman kelulusan tingkat SMA/MA dan SMK sendiri akan dilakukan serentak pada Sabtu (26/5) ini. Mekanisme pengumuman sendiri diserahkan ke masing-masing sekolah. "Yang jelas kita menghimbau sekolah untuk meminta siswanya tidak melakukan konvoi setelah kelulusan," tambahnya.

Menurutnya, jumlah siswa tingkat SMA di DIY yang mengikuti UN tahun ini sebanyak 42.355 siswa. Dari jumlah tersebut 167 siswa atau 0,39 persen tidak lulus. Jumlah siswa tersebut terdiri atas 8.745 siswa SMA/MA kelompok IPA dengan jumlah siswa tak lulus sebanyak 23 orang atau 0,263 persen, 9.360 siswa SMA/MA kelompok IPS dengan jumlah tak lulus 108 siswa atau 1,154 persen.

Selain itu juga 207 siswa SMA/MA kelompok bahasa lulus semua, 490 siswa MA dengan ketidaklulusan 4 siswa atau 0,816 persen. Peserta UN tingkat SMK sebanyak 23.553 siswa dengan jumlah tak lulus sebanyak 32 siswa atau 0,136 persen.

Reporter : Yulianingsih
Redaktur : Dewi Mardiani
Apabila Allah memberikan kenikmatan kepada seseorang hendaknya dia pergunakan pertama kali untuk dirinya dan keluarganya.((HR. Muslim))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Adik Presiden Obama Kirim Video Ucapan Selamat untuk Jokowi
 Presiden Obama mengirim delegasi khusus guna menghadiri upacara pengambilan sumpah pelantikan Presiden Indonesia Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla. Sementara diaspora Indonesia di Amerika...