Kamis, 23 Zulqaidah 1435 / 18 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

Mobil Masuk Jurang, Satu Orang Tewas

Minggu, 29 April 2012, 22:27 WIB
Komentar : 2
www.123rf.com
Korban meninggal dunia (ilustrasi)
Korban meninggal dunia (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, BANYUMAS -- Sebuah mobil bak terbuka bernomor polisi R-1731-ZA, Minggu malam, terperosok ke jurang di Desa Dawuhan Wetan, Kecamatan Kedungbanteng, Banyumas, mengakibatkan seorang penumpangnya meninggal dunia.

Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 19.00 WIB di saat mobil yang dikemudikan Tomo membawa tujuh orang warga Desa Dawuhan Wetan RT 04 RW 04 menuruni jalan yang cukup terjal.

"Mobil itu membawa barang-barang milik kerabat mereka yang hendak pindah rumah, yakni Wati, berikut tujuh pengantarnya," kata seorang saksi mata, Banu (19).

Saat berada di Dusun Presil, kata dia, sopir mobil terlihat tidak bisa mengendalikan laju kendaraannya hingga akhirnya masuk ke jurang sedalam lima meter. Bahkan, lanjutnya, mobil itu sempat menabrak sebuah pohon hingga badan mobil terbagi menjadi dua.

"Bagian depan masuk jurang, sedangkan rangka belakang berada di pinggir jalan," katanya. Ia mengaku segera menuju lokasi kejadian saat mendengar suara keras saat mobil tersebut menabrak pohon.

Dia pun segera berteriak meminta tolong kepada warga sekitar untuk menolong para penumpang yang menjadi korban dalam kecelakaan tersebut.

"Ketika saya sampai di lokasi kejadian, saya melihat para penumpang dalam kondisi luka parah dan salah satunya yang bernama Mbah Tarsem diketahui telah meninggal dunia," katanya.

Menurut dia, evakuasi terhadap para korban membutuhkan waktu yang cukup lama karena kondisi medan yang sulit dan gelap. Setelah seluruh korban berhasil dievakuasi, tujuh korban luka-luka termasuk sopir dibawa ke rumah sakit guna mendapat pertolongan medis, sedangkan jenazah Tarsem dibawa ke rumah duka.

Penyebab pasti kecelakaan tersebut masih diselidiki oleh petugas Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Banyumas.

Redaktur : Heri Ruslan
Sumber : antara
Tiada beriman kepadaku orang yang bermalam (tidur) dengan kenyang sementara tetangganya lapar padahal dia mengetahui hal itu. ((HR. Al Bazzaar))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Terapi Air Bantu Mobilitas Penyandang Difabel
WASHINGTON --  Tim riset di Human Performance Lab Middle Tennessee State University, tengah mengembangkan terapi air guna membantu mobilitas warga difabel. Pasien yang...