Kamis , 29 March 2012, 14:48 WIB

Tolak Kenaikan BBM, Mahasiswa di Semarang Blokir Jalan

Rep: Qommarria Rostanti/ Red: Djibril Muhammad
Republika/Aditya Pradana Putra
Massa demonstran dari berbagai elemen mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa penolakan kenaikan harga BBM pada Rabu (28/3). (ilustrasi)
Massa demonstran dari berbagai elemen mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa penolakan kenaikan harga BBM pada Rabu (28/3). (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG - Aksi menolak rencana harga kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) juga dilakukan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI). Puluhan mahasiswa memblokir Jalan Pahlawan. Akibatnya kendaraan dari arah Simpang Lima ke arah Siranda tidak dapat dilewati.

Mahasiswa juga membakar ban di tengah-tengah jalan sehingga menimbulkan asap hitam. Sebelumnya aksi bakar ban juga dilakukan di bundaran bekas videotron.

Koordinator aksi Kanoko Gati Wacono mengatakan aksi lebih besar akan dilakukan pada (31/3) mendatang. "25 himpunan mahasiswa akan bergabung mtelakukan aksi menolak rencana kenaikan harga BBM," katanya saat ditemui di sela-sela aksi, Kamis (29/3).

Tak lama setelah GMNI berorasi, datang organisasi mahasiswa lain Perhimpunan Mahasiswa Islam Indonesia. Tuntutan pun tak berbeda, yakni menyatakan keberatannya terhadap rencana kenaikan harga BBM yang dinilai tak berpihak pada rakyat.