Rabu, 13 Syawwal 1436 / 29 Juli 2015
find us on : 
  Login |  Register

Dua Santri Hilang Terseret Arus Istikomah

Jumat, 28 Maret 2014, 03:00 WIB
Komentar : 0
almatuq.net
Pantai Palabuhanratu Sukabumi, Jawa Barat.
Pantai Palabuhanratu Sukabumi, Jawa Barat.

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Dua santri Al-Kahfi Bogor, Jawa Barat, yang tengah berwisata hilang dan diduga tenggelam di Pantai Istikomah, Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.

Ketua Forum Komunikasi SAR Daerah Kabupaten Sukabumi, Okih FajriInformasi, yang dihubungi Antara di Sukabumi, Kamis, menyebutkan bahwa dua korban tersebut yakni Ridwan Suryo Nugroho (17), warga Tangerang dan Farhan Abduh (17), warga Bogor.

Saat berkunjung ke pantai itu, Ridwan mengenakan kaos putih dan celana pendek hitam. Sedangkan, Farhan mengenakan kaos putih celana panjang hitam.

Kedua korban datang ke pantai tersebut bersama rekan-rekannya dari Pondok Pesantren Al-Kahfi yang berjumlah sebanyak 108 orang.

"Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.45 WIB, informasi dari rekan korban. Keduanya terseret arus laut dengan kondisi berpelukan,'' kata Okih.

''Awalnya, rekannya tidak menyangka bahwa Ridwan dan Farhan tenggelam,'' katanya. ''Namun, setelah jauh terbawa arus, rekannya mencoba membantu tapi tidak berhasil.''

Apabila Allah memberikan kenikmatan kepada seseorang hendaknya dia pergunakan pertama kali untuk dirinya dan keluarganya.((HR. Muslim))
FOTO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
'Ada Tiga Kelompok Besar di Pilkada Serentak'
JAKARTA -- Indonesia akan melakukan pemilahan kepala daerah (pilkada) serentak pada akhir tahun ini. Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Zulkifli Hasan menilai...