Thursday, 26 Safar 1436 / 18 December 2014
find us on : 
  Login |  Register

Air Laut Banten Surut, Ikan Mati Bergelimpangan

Friday, 07 February 2014, 17:24 WIB
Komentar : 0
Antara/Dedhez Anggara
Laut (ilustrasi)
Laut (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Air laut di sepanjang perairan utara Banten tiba-tiba surut sejak Selasa (4/2) hingga Jumat (7/2). Air laut surut hingga mencapai sekitar satu kilometer.

Seperti disebutkan dalam laporan Antara, surutnya air laut utara Banten mengakibatkan banyak ikan yang mati. ''Perahu-perahu nelayan juga terjebak di dalam lumpur,'' sebut laporan tersebut.

Fenomena surutnya air laut utara Banten tersebut membuat heboh warga kota Serang. Namun, mereka juga merasa khawatir karena takut fenomena aneh tersebut berpotensi menimbulkan tsunami.

BMKG Serang telah terjun ke lapangan untuk melihat kondisi dan melakukan pemantauan. Di lokasi, petugas BMKG pun mengaku heran dengan kondisi surutnya air laut.

"Ini kejadian alam yang baru sekali terjadi,'' kata Kepala Informasi BMKG Serang, Tri Tjahjo, Jumat (7/2). ''Kita juga bingung kenapa ini bisa sampai begini." (baca berita lainnya air laut utara Banten tiba-tiba surut)

Redaktur : Didi Purwadi
Sumber : Antara
Rasulullah SAW bersabda:"Barangsiapa yang berwudhu lalu menyempurnakannya, lunturlah dosa-dosanya hingga keluar dari bawah kuku-kukunya."( HR Muslim)
FOTO TERKAIT:
VIDEO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Ratusan WNI Gabung ISIS, BNPT Sulit Lakukan Pendataan, Mengapa?
JAKARTA -- Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Indonesia (BNPT) memperkirakan ratusan warga negara Indonesia (WNI) telah bergabung dengan kelompok ISIS di Suriah dan Irak. Namun...

Berita Lainnya

Alat Peraga Kampanye Rusak Keindahan Kota