Jumat, 30 Zulhijjah 1435 / 24 Oktober 2014
find us on : 
  Login |  Register

Air Laut Banten Surut, Ikan Mati Bergelimpangan

Jumat, 07 Februari 2014, 17:24 WIB
Komentar : 0
Antara/Dedhez Anggara
Laut (ilustrasi)
Laut (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Air laut di sepanjang perairan utara Banten tiba-tiba surut sejak Selasa (4/2) hingga Jumat (7/2). Air laut surut hingga mencapai sekitar satu kilometer.

Seperti disebutkan dalam laporan Antara, surutnya air laut utara Banten mengakibatkan banyak ikan yang mati. ''Perahu-perahu nelayan juga terjebak di dalam lumpur,'' sebut laporan tersebut.

Fenomena surutnya air laut utara Banten tersebut membuat heboh warga kota Serang. Namun, mereka juga merasa khawatir karena takut fenomena aneh tersebut berpotensi menimbulkan tsunami.

BMKG Serang telah terjun ke lapangan untuk melihat kondisi dan melakukan pemantauan. Di lokasi, petugas BMKG pun mengaku heran dengan kondisi surutnya air laut.

"Ini kejadian alam yang baru sekali terjadi,'' kata Kepala Informasi BMKG Serang, Tri Tjahjo, Jumat (7/2). ''Kita juga bingung kenapa ini bisa sampai begini." (baca berita lainnya air laut utara Banten tiba-tiba surut)

Redaktur : Didi Purwadi
Sumber : Antara
Salah satu di antara kalian tidak beriman sebelum ia mencintai saudaranya (atau beliau bersabda: tetangganya) seperti mencintai diri sendiri. (HR Muslim)
FOTO TERKAIT:
VIDEO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
FPI Jenguk Kapolsek Metro Gambir
JAKARTA --  Kapolsek Metro Gambir sempat menjadi korban aksi Front Pembela Islam (FPI) saat demo di depan Balaikota pada tanggal tiga Oktober silam....

Berita Lainnya

Alat Peraga Kampanye Rusak Keindahan Kota