Kamis, 5 Safar 1436 / 27 November 2014
find us on : 
  Login |  Register

Polda Jabar Gulirkan Program Polisi Masuk Sekolah

Jumat, 04 Oktober 2013, 10:00 WIB
Komentar : 0
Rep
Anak sekolah saat dirazia kendaraan/ilustrasi
Anak sekolah saat dirazia kendaraan/ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Polda Jabar menggulirkan Program Polisi Masuk Sekolah dalam rangka sosialisasi dan pembinaan program kepolisian kepada siswa sekolah.

"Anggota Polri menjadi inspektur upacara di sekolah-sekolah selain sosialisasi program juga pembinaan kepada para siswa terkait pencegahan narkoba dan penggunaan kendaraan bermotor oleh siswa," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Martinus Sitompul di Bandung, Jumat.

Menurut Kabid Humas, program tersebut cukup efektif dalam rangka memberikan edukasi tentang tugas kepolisian dan juga tertib berlalu lintas.

"Saat ini penekanannya terkait tertib lalu lintas dan sosialisasi persyaratan usia untuk pengendara sepeda motor. Siswa yang belum 17 tahun dan belum punya SIM tidak boleh bawa kendaraan ke sekolah," katanya.

Untuk itu, Polda Jabar telah menyurati Dinas Pendidikan dan sekolah-sekolah untuk melarang siswanya menggunakan sepeda motor bila tidak punya SIM. Hal itu, menurut Martinus, dalam rangka menegakkan aturan, tertib lalu lintas serta meningkatkan keselamatan berkendaraan di jalan raya.

Bagi siswa yang telah berusia 17 tahun, kata Martinus, pihaknya memfasilitasi pembutatan SIM secara kolektif melalui sekolah masing-masing. Hal itu dalam rangka program jemput bola yang dilakukan oleh kepolisian dalam rangka kampanye sadar berlalu lintas.

"Bila langkah preventif ini sudah dilakukan, baru dilakukan tindakan penindakan berupa razia di lokasi dekat dengan sekolah, tujuannya untuk peningkatan disiplin berlalu lintas bagi kalangan generasi muda," katanya.

Redaktur : Hazliansyah
Sumber : Antara
Sesungguhnya seorang pemimpin itu merupakan perisai, rakyat akan berperang di belakang serta berlindung dengannya. Bila ia memerintah untuk takwa kepada Allah azza wa jalla serta bertindak adil, maka ia akan memperoleh pahala. Namun bila ia memerintah dengan selainnya, maka ia akan mendapatkan akibatnya.(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Pengertian akan Pemanfaatan Air Harus Sejak Usia Dini
JAKARTA -- Memperingati hari pendidikan dan kesehatan, PT PAM Lyonnaise JAYA (Palyja) mengundang beberapa sekolah dasar (SD) untuk berkunjung ke tempat intalasi air...

Berita Lainnya

Total 43 Imigran Tewas di Selatan Cianjur