Senin, 7 Sya'ban 1439 / 23 April 2018

Senin, 7 Sya'ban 1439 / 23 April 2018

Harga Kedelai Mahal, Produksi Kecap Cirebon Turun

Senin 02 September 2013 14:18 WIB

Rep: Lilis Handayani/ Red: Didi Purwadi

Seorang pekerja menimbang kedelai di gudang penyimpanan. (ilustrasi)

Seorang pekerja menimbang kedelai di gudang penyimpanan. (ilustrasi)

Foto: Antara/Arif Firmansyah

REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON -- Tingginya harga kedelai di pasaran sejak beberapa pekan terakhir telah berimbas pada produksi kecap di Kabupaten Cirebon. Para pengusaha kecap terpaksa mengurangi produksi kecap agar usahanya tetap berjalan.

 

Berdasarkan pantauan di sejumlah pasar tradisional, harga kacang kedelai saat ini sudah mencapai Rp 9.100 per kg. Padahal, sebelumnya harga kacang kedelai hanya berkisar Rp 7.500 per kg.

 

‘’Tingginya harga kedelai jelas sangat memberatkan para pengusaha kecap,’’ ujar seorang pengusaha kecap, Sobari, kepada Republika Online, Senin (2/9).

 

Sobari mengaku terpaksa menurunkan produksi kecapnya hingga 30 persen. Hal itu dimaksudkan agar usahanya tetap berjalan. Pasalnya, mahalnya harga kedelai secara otomatis membuat modal yang harus dikeluarkannya untuk bahan baku kecap juga lebih besar.

 

Dalam kondisi normal, Sobari biasa memproduksi kecap sebanyak 1.000 botol per hari. Namun, saat ini kecap yang mampu diproduksinya hanya 700 botol per hari.

 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA