Rabu, 1 Zulqaidah 1435 / 27 Agustus 2014
find us on : 
  Login |  Register

Pelaku Utama Pembunuh Fransisca Yofie Ditangkap

Minggu, 11 Agustus 2013, 20:46 WIB
Komentar : 0
facebook
Fransisca Yofie
Fransisca Yofie

REPUBLIKA.CO.ID, Bandung  -- Tim  Polrestabes Bandung, Polda Jabar, dan Mabes Polri akhirnya menangkap pelaku utama pembunuhan sadis  dengan korban Fransisca Yofie alias Sisca (33 tahun). Tersangka W (40 tahun) ditangkap polisi Ahad (11/8) sekitar pukul 11.00 WIB.

Sebelum menangkap W, polisi mengamankan A (33) yang menyerahkan diri ke Polsekta Sukajadi, Kota Bandung, beberapa hari lalu. "Otak tersangka (W) sudah diamankan dan sekarang dalam perjalanan menuju Bandung," kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Drs Martinus  Sitompul kepada Republika, Ahad (11/8).

Menurut Martinus, sampai saat ini polisi baru mengamankan dua orang yang diduga sebagai tersangka pembunuhan sadis tersebut. Tersangka W ditangkap di daerah Ciranjang, Kabupaten Cianjur. W ditangkap saat mengendarai sepeda motor bersama istrinya.

Motor yang ditumpangi tersangka, merupakan kendaraan yang digunakan saat kejadian. Kedua tersangka, kata dia, akan dibawa ke Polrestabes Bandung untuk menjalani pemeriksaan. " Keduanya akan menjalani pemeriksaan secara intensif. Kita belum bisa menyimpulkan motif pembunuhan tersebut karena pemeriksaan belum tuntas," katanya.

Dari hasil pemeriksaan sementara tersangka A dan W masih ada hubungan keluarga. Tersangka W merupakan paman dari A. Keterangan tersebut dibenarkan oleh Ahri ( 65), kakek dari A. Menurut keterangan Ahri, A dan W tinggal bersamanya di sebuah rumah di kawasan Sukamulya, Kecamatan Sukahaji, Kota Bandung. "Kedua pelaku merupakan satu keluarga," kata Martinus.

Reporter : Djoko Suceno
Redaktur : Fernan Rahadi
Adapun orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itu penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.(QS Al-Baqarah: 39)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Jakarta Butuh Ketahanan Air
JAKARTA -- Air baku di Jakarta semakin tak berimbang dengan kebutuhan masyarakatnya. Herawati Prasetyo, Wakil Presiden Direktur Palyja mengatakan Rabu (27/8), selama ini...

Berita Lainnya

Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Fransisca Yofie di Cianjur