Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Jabar Gencar Sosialisasikan Aksara Daerah

Kamis, 21 Maret 2013, 19:22 WIB
Komentar : 0
sundawiwitan
Aksara Sunda

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jabar (Disparbud) Jabar gencar menggelar sosialisasi aksara daerah. Menurut Kepala Disparbud Jabar, Nunung Sobari, sosialisasi tersebut dilakukan sebagai upaya pelestarian dan pengembangan bahasa dan sastra daerah. 

"Kami berharap, kegiatan sosialisasi aksara ini bisa meningkatkan pemahaman dan kesadaran baik kepada pemerintah maupun masyarakat Jabar," ujar Nunung, Bandung, Kamis (21/3).

Nunung mengatakan, bahasa dan Akasara daerah sangat penting sebagai bahasa indung yang merupakan identitas dan jati diri suatu bangsa.

Selain itu, sosialisasi ini diharapkan bisa memberikan motivasi kepada masyarakat terutama generasi muda untuk menggunakan bahasa daerah atau bahasa indung dalam setiap aspek kehidupan. 

"Kemampuan masyarakat Jabar khususnya generasi muda untuk mengenal dan menggunakan aksara sunda kedalam sebuah tulisan harus terus dikembangkan," katanya.

Pelestarian dan pengembangan bahasa dan sastra daerah ini, menurut Nunung, tercantum dalam Perda Jabar No 5/ 2003. Kegiatan aktualisasi Bahasa dan Sastra Daerah ini pun, merupakan salah satu upaya untuk ikut serta memperingati Hari Bahasa Ibu Internasional yang telah ditetapkan oleh UNESCO setiap tanggal 21 Februari. 

Tema yang diusung oleh Pemprov Jabar pada peringatan Hari Bahasa Ibu Internasional tahun 2013 ini adalah 'Basa Indung Pikeun Nyungsi Jati Diri, Ngaguar Ajén Budaya' (bahasa ibu sebagai jati diri menjaga budaya). 

Sedangkan kegiatan sosialisasi Aksara Sunda, mengangkat tema 'Gebyar Aksara 2013.' Sasaran kegiatan ini, masyarakat umum, generasi muda , dan mahasiswa.

"Sosialisasi, telah kami laksanakan salah satunya di Mall Jatinangor Town Square pada Selasa, 19 Maret 2013," katanya.

Reporter : Arie Lukihardianti
Redaktur : Djibril Muhammad
423 reads
Jauhkanlah diri kamu daripada sangka (jahat) karena sangka (jahat) itu sedusta-dusta omongan, (hati)(HR Muttafaq Alaih )
FOTO TERKAIT:
VIDEO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...