Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

PDIP Ingin Aher-Demiz Didiskualifikasi

Rabu, 06 Maret 2013, 14:29 WIB
Komentar : 0
Republika/Prayogi
Pasangan calon gubernur Jabar Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar bersalaman saat memantau hasil perhitungan cepat (Quick Count) di Media Center Aher-Deddy di Bandung, Jawa Barat, Ahad (24/2).

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan memastikan akan menggugat hasil pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada) Jawa Barat ke Mahkamah Konstitusi, Rabu (6/3).

 

Ketua Tim Advokasi dan Hukum PDIP Arteria Dahlan menegaskan, sudah mengajukan permohonan untuk mendiskualifikasi calon gubernur dan calon wakil gubernur terpilih. 

"Pasangan Rieke-Teten yang berada di urutan kedua hasil perolehan suara dapat langsung memenangkan Pemilukada Jabar,"ujarnya, Rabu (6/3).

Pelanggaran yang dilaporkan diantaranya terkait dengan penggunaan dana APBD Jawa Barat untuk memenangkan Pemilukada yang dilakukan cagub dan cawagub nomor empat.

Seperti diketahui, Komisi Pemilihan Umum Jawa Barat  akhirnya memenangkan pasangan nomor urut empat, Ahmad Heryawan dan Deddy Mizwar dengan prosentase 32,39 persen.

Sedangkan jumlah suara yang diperoleh oleh pasangan berlogo kancing merah itu berjumlah 6.515.313 suara. Ahmad Heryawan sebagai calon gubernur terpilih dalam satu putaran  menyampaikan rasa syukurnya.

Aher juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Jawa Barat karena pelaksanaan Pemilukada dapat berjalan lancar, aman dan tertib. "Hal itu menunjukkan masyarakat Jawa Barat sudah dewasa dan cerdas,"ujarnya di Selaras Guest House, Jl Taman Cibeunying Selatan, Bandung, Ahad (3/3).

 

 

Reporter : Ratna Ajeng Tejomukti
Redaktur : A.Syalaby Ichsan
5.430 reads
Dan janganlah kamu campur-adukkan yang hak dengan yang bathil dan janganlah kamu sembunyikan yang hak itu sedang kamu mengetahui.(QS Al-Baqarah: 42)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

PDIP Gugat Pemilukada Jabar ke MK