Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Pelajar Karawang Diberi Sosialisasi Kosmetik Palsu

Kamis, 28 Februari 2013, 20:40 WIB
Komentar : 0
Kosmetik berbahaya

REPUBLIKA.CO.ID, KARAWANG -- Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang, Jawa Barat, akan fokus menyosialisasikan masalah kosmetik palsu kepada para pelajar di daerah tersebut.

"Penggunaan kosmetik bagi pelajar itu hal baru. Jadi, perlu sosialisasi mengenai kosmetik 'abal-abal' yang marak beredar," kata Kepala Seksi Pengawasan Makanan Minuman dan Sediaan Farmasi Dinas Kesehatan Karawang, M Alwi, di Karawang, Kamis.

Dalam beberapa tahun terakhir, kata Alwi, kosmetik abal-abal (palsu) jenis cream beredar di pasaran sekitar Karawang. Bahkan, kata dia, kosmetik abal-abal tersebut ternyata ada yang diproduksi di Karawang.

Hal itu sesuai dengan temuan Balai Pengawas Obat dan Makanan Bandung pada beberapa waktu lalu.

"Kami akan menggencarkan sosialisasi terkait dengan maraknya kosmetik abal-abal di pasaran kepada para pelajar,'' katanya. ''Ini agar mereka lebih teliti menggunakan kosmetik.''

Pada tahun 2013, Dinas Kesehatan Karawang akan menggelar sosialisasi mengenai hal tersebut kepada ratusan pelajar per wilayah. "Kami baru tahun ini akan melakukan sosialisasi kosmetik berbahaya kepada pelajar. Kalau pada tahun-tahun sebelumnya, sosialisasi hanya dilakukan kepada ibu-ibu PKK," kata dia.

Redaktur : Didi Purwadi
Sumber : Antara
807 reads
Wahai orang yang beriman! Janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil (tidak benar), kecuali dalam perdagangan yang berlaku atas dasar suka sama suka di antara kamu((QS. An Nisa 4 : 29).)
FOTO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda