Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Aher: Cegah Banjir, Jabar Harus Perbanyak Danau

Rabu, 13 Februari 2013, 17:35 WIB
Komentar : 0
Republika/Sigit Arifin
Calon Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher)

REPUBLIKA.CO.ID, KARAWANG -- Sejumlah daerah di sekitar Provinsi Jawa Barat perlu dibangun danau kecil atau situ, untuk mencegah banjir.

"Sejumlah daerah di Jawa Barat masuk kategori rawan bencana banjir. Jadi untuk antisipasinya, perlu dibangun situ atau danau kecil, serta perlu juga pengerukan-pengerukan sungai yang ada di Jawa Barat," kata calon Gubernur Jabar petahana atau incumbent, Ahmad Heryawan di Karawang, Rabu (13/2).

Dikatakan Heryawan, keberadaan situ atau danau kecil tersebut bermanfaat dan bisa meminimalisir bencana banjir, maka perlu dilakukan kajian.

Karenanya, perlu koordinasi intensif kepada Balai Besar Wilayah Sungai terkait dengan pembangunan situ atau danau kecil tersebut. Menurut politikus PKS itu, banjir yang melanda sejumlah daerah di Jabar seperti di Kabupaten Bandung, Kabupaten Karawang, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Subang, Kabupaten Bogor, dan lain-lain, umumnya akibat meluapnya sungai-sungai.

Kondisi itu terjadi akibat kondisi beberapa sungai di Jawa Barat mengalami kerusakan. Sehingga sungai tidak mampu menampung debit air saat curah hujan tinggi.

Pengerukan-pengerukan sungai merupakan bagian dari penanganan antisipasi banjir jangka pendek. Sedangkan jangka panjangnya, perlu dilakukan perbaikan daerah aliran sungai dari hulu ke hilir.

Termasuk di antaranya perbaikan lingkungan dan pembangunan situ atau danau kecil di wilayah Jawa Barat dinilai sebagai bagian dari upaya jangka panjang dalam upaya antisipasi banjir.

Redaktur : Karta Raharja Ucu
Sumber : Antara
1.634 reads
Jauhkanlah diri kamu daripada sangka (jahat) karena sangka (jahat) itu sedusta-dusta omongan, (hati)(HR Muttafaq Alaih )
FOTO TERKAIT:
VIDEO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...