Selasa, 7 Zulqaidah 1435 / 02 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

100 Ponpes di Purwakarta dalam Kondisi Rusak

Selasa, 15 Januari 2013, 18:08 WIB
Komentar : 1
Damanhuri/Republika
Pendidikan di pondok pesantren (ponpes)
Pendidikan di pondok pesantren (ponpes)

REPUBLIKA.CO.ID, PURWAKARTA -- Sekitar 100 pondok pesantren (Ponpes) di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, dalam kondisi rusak. Meskipun kondisinya rusak, aktivitas para santri masih tetap berjalan sebagaimana mestinya.

Kasi Pendidikan Keagamaan dan Pondok Pesantren Kementerian Agama Kabupaten Purwakarta, Tedi Ahmad Junaedi, mengatakan jumlah ponpes di wilayah Purwakarta sebanyak 252 unit. Dari jumlah tersebut, sekitar 40 persen dalam kondisi tak layak. Itu pun ponpes dengan kategori kecil.

"Mungkin karena kurang santrinya, jadi ponpes ini tidak bisa membangun," ujar Tedi, kepada Republika, Selasa (15/1).

Sebenarnya, lanjut Tedi, pemerintah memiliki anggaran untuk membantu pembangunan ponpes tersebut. Seperti 2012 kemarin, ada 20 ponpes yang mengusulkan bantuan untuk pembangunan. Tapi, bantuan itu harus langsung ditujukan ke pusat atas rekomendasi Kemenag daerah.

Di awal 2013 ini, belum ada satupun ponpes yang mengusulkan bantuan. Meski demikian, pemprov ataupun pemkab siap membantu ponpes yang ingin membangun.

Reporter : Ita Nina Winarsih
Redaktur : Didi Purwadi
Barang siapa yang memerhatikan kepentingan saudaranya, maka Allah akan memperhatikan kepentingannya. Dan barangsiapa yang menutupi kejelekan orang lain maka Allah akan menutupi kejelekannya di hari kiamat. ((HR Bukhari-Muslim))
VIDEO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar