Friday, 7 Muharram 1436 / 31 October 2014
find us on : 
  Login |  Register

Unpad Beri Kursi Khusus ke Siswa Asal Jabar

Friday, 11 January 2013, 08:20 WIB
Komentar : 2
Kampus Unpad, Bandung
Kampus Unpad, Bandung

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Beberapa tahun terakhir ini, mahasiswa asal Jabar yang diterima di Universitas Padjadjaran (Unpad), mengalami penurunan. Oleh karena itu, Unpad membuat kebijakan khusus untuk lulusan SMA asal Jabar.

Program yang akan dimulai pada penerimaan mahasiswa baru tahun ini, bernama program Unpad Nyaah Ka Jabar (Unpad Sayang Jabar). "Kami akan memberikan kursi untuk mahasiswa asal Jabar," ujar Rektor Unpad Ganjar Kurnia, Jumat (11/1).

Ganjar menjelaskan, pada tahun pertama di 2013 Unpad akan memberikan 84 kursi untuk siswa asal Jabar per kabupaten/kotanya. Total kursi yang diberikan, mencapai 2.184 siswa.

Karena proses penerimaan mahasiswa baru melalui tes secara nasional, kata dia, maka Unpad akan memberi bimbingan khusus kepada siswa Jabar. Para Dekan, akan segera turun menjelaskan hal ini ke daerah.

Ganjar mengatakan, program ini dibuat karena sejak beberapa tahun terakhir, ada fenomena yang cukup mengkhawatirkan. setiap tahunnya, jumlah mahasiswa asal Jabar yang kuliah di Unpad terus berkurang.

Pada 2012, sambung dia, mahasiswa baru asal Jabar hanya 49,7 persen. Padahal, setahun sebelumnya 52 persen. Mahasiswa baru asal Unpad, sekitar 51 persen berasal dari SMA di Kota Bandung. Sisanya dari Kabupaten Bandung dan dari luar Jabar.

Kebijakan khusus Unpad ini, disambut baik oleh Gubernur Jabar Ahmad Heryawan. "Syukur, tahun ini mulai diterapkan Unpad. Saya berharap perguruan tinggi lain seperti ITB dan IPB juga mengupayakan hal yang sama," ujarnya.


Reporter : Arie Lukihardianti
Redaktur : Setyanadivita Livikacansera
Menguap adalah dari setan. Karena itu, apabila salah seorang dari kalian menguap, tutuplah serapat mungkin karena ketika salah seorang dari kalian berkata ‘huah’ (pada saat menguap), setan akan menertawakannya". (HR Bukhari)
FOTO TERKAIT:
VIDEO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Ini Pembahasan Presiden Rwanda dan Ketua DPD RI
JAKARTA --  Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Irman Gusman kedatangan Presiden Rwanda, Paul Kagame di Komplek Parlemen Senayan, Jumat (31/10). Ada beberapa hal...