Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Duh, Dana Tanggap Darurat Pemkab Garut Kosong

Senin, 31 Desember 2012, 06:32 WIB
Komentar : 0
Antara
Bupati Garut Aceng HM Fikri

REPUBLIKA.CO.ID, GARUT -- Dana tanggap darurat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut, Jawa Barat, kosong, sehingga tidak bisa segera memberikan bantuan bagi korban bencana banjir yang melanda Garut Kota, Sabtu (29/12).

"BTT (Biaya Tak Terduga) di kas daerah Kabupaten Garut sekarang ini kosong, sehingga tidak bisa mengeluarkan dana tanggap darurat," kata Sekretaris Badan
Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Ruslan kepada wartawan, Minggu.

Ia mengungkapkan, kekososongan dana tanggap darurat itu karena anggaran 2012 Pemkab Garut sudah habis atau tutup tahun.

Sedangkan anggaran yang baru, kata Ruslan, masih menunggu pengesahan pemerintah pusat, selanjutnya oleh Gubernur, Jawa Barat.

"Anggaran kita sudah habis, karena tutup tahun, untuk anggaran baru berikutnya menunggu pengesahan pemerintah pusat," katanya.

Ia mengungkapkan, setiap tahunnya besaran dana BTT sebesar Rp3 miliar yang bersumber dari dana APBD Kabupaten Garut.

Kondisi kosongnya keuangan daerah, kata Ruslan, sementarna upaya penanganan bencana dilakukan seadanya, termasuk meminta bantuan kepada pemerintah provinsi.

Namun bantuan yang diusulkan ke provinsi itu, dijelaskan Ruslan, apabila bencana alam yang telah merusak berbagai fasilitas umum termasuk rumah rusak dan menyangkut banyak orang.

"Dana tanggap darurat untuk mengatasi masalah kerusakan rumah-rumah termasuk kepentingan umum lainnya tapi karena kita tidak tersedia, tidak bisa mengalokasikannya," katanya.

Redaktur : Heri Ruslan
Sumber : Antara
1.392 reads
Mereka bertanya, "Ya Rasulullah, apakah kami berobat?" Beliau menjawab, "Ya, wahai hamba-hamba Allah. Sesungguhnya Allah meletakkan penyakit dan diletakkan pula penyembuhannya, kecuali satu penyakit yaitu penyakit ketuaan (pikun)".((HR. Ashabussunnah))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
  sloantok Senin, 31 Desember 2012, 07:11
Uangnya dipake ngaceng untuk nikah siri
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...