Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Mendagri Belum Mau Tuntut Balik Aceng

Jumat, 28 Desember 2012, 18:11 WIB
Komentar : 0
Antara
Gamawan Fauzi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dilaporkan ke Bareskrim Polri dengan tudingan pencemaran nama baik terhadap Bupati Garut Aceng Fikri, tidak membuat Menteri Dalam Negeri Gamawan (Mendagri) Fauzi gentar. Malahan, Gamawan mengaku siap menghadapi serangan balik.

Ia juga meluruskan bahwa sebagai atasan Aceng, maka memiliki hak untuk mengeluarkan pendapat.

“Yang memberikan surat keputusan pengangkatan kepala daerah itu Mendagri. Masa Mendagri tidak boleh mengomentari kepala daerah,” kata Fauzi menyanggah, Jumat (28/12). Dasar laporan ke polisi yang menyatakan berbagai pernyataannya menyudutkan Aceng, diabaikan Gamawan.

Meski begitu, pihaknya belum ada niatan untuk menuntut balik Aceng. Gamawan hanya menegaskan, sebagai pejabat publik setiap orang harus mengikuti ketentuan berlaku. Sumpah jabatan dan aturan yang ada tidak boleh seenaknya dilanggar.

Ia merujuk pada kasus nikah siri Aceng dengan Fany Oktora selama empat hari tanpa dicatat resmi oleh lembaga perkawinan ermasuk bpelanggaran Pasal 2 ayat 2 UU 1/1974 tentang Perkawinan. "Perintah undang-undang menyatakan setiap perkawinan harus dicatatkan,” jelasnya.

Adapun dalam Pasal 4 UU Perkawinan diatur tentang pernikahan kedua kalinya harus seizin pengadilan. “Dua pasal ini dilanggar Aceng." Belum lagi persoalan etika dan norma masyarakat yang jelas-jelas diterobos Aceng hingga mendapat kecaman dari berbagai elemen masyarakat.

Reporter : Erik Purnama Putra
Redaktur : Yudha Manggala P Putra
1.179 reads
Seseorang bertanya kepada Rasulullah SAW Islam manakah yang paling baik? Rasulullah bersabda: Memberikan makanan, mengucap salam kepada orang yang engkau kenal dan yang tidak engkau kenal. (HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...