Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Survei: Dede Yusuf Cagub Paling Populer

Jumat, 28 Desember 2012, 11:10 WIB
Komentar : 0
Antara/Agus Bebeng
Cagub Jabar Dede Yusuf bersama Lex Laksamana

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Pusat Kajian dan Kepakaran Statistika (P2KS) Jurusan Statistika Universitas Padjajaran (Unpad) merilis survei Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat (Jabar) 2013. Hasil survei menunjukkan, tingkat popularitas secara individual tertinggi adalah Cagub Dede Yusuf sebesar 49,9 persen.

"Orang sudah mengenal Dede Yusuf, sehingga inilah yang dihasilkan," kata Ketua P2KS, Toni Toharudin, Jumat (28/12). Kemudian di posisi kedua, yakni Deddy Mizwar sebesar 43,12 persen dan Ahmad Heryawan sebesar 41,8 persen.

Aher berada di atas Rieke, padahal Rieke sudah cukup terkenal sebagai artis dan anggota DPR. "Rieke tingkat popolaritasnya sebesar 41,1 persen, ini agak unik. Bisa jadi Ahmad Heryawan terbantu dari popularitas Dede Yusuf," jelasnya. Sementara yang paling tidak populer adalah Dikdik Mulyana AM sebesar 3,78 persen.

Untuk desain sampling yang digunakan dalam survei ini, kata dia, adalah Two Way Stratification Sampling dengan jumlah 2.313 di 26 kabupaten dan kota di Jabar.

PK2S lembaga di jurusan statistik menekankan fungsinya ke pengabdian masyarakat. "Kita melakukan survei yang seobjektif mungkin. Kami menyajikan informasi ke masyarakat luas. Ini survei yang kedua. Nanti akan mengadakan survei lagi," katanya.

Reporter : Lingga Permesti
Redaktur : Dewi Mardiani
2.731 reads
Wahai orang yang beriman! Janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil (tidak benar), kecuali dalam perdagangan yang berlaku atas dasar suka sama suka di antara kamu((QS. An Nisa 4 : 29).)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda