Senin, 16 Zulqaidah 1436 / 31 Agustus 2015
find us on : 
  Login |  Register

Tim Kemendagri Gelar Pertemuan dengan Bupati Garut

Kamis, 06 Desember 2012, 21:46 WIB
Komentar : 1
Antara
Bupati Garut Aceng HM Fikri
Bupati Garut Aceng HM Fikri

REPUBLIKA.CO.ID, Garut -- Tim Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar pertemuan tertutup dengan Bupati Garut, H Aceng Fikri di kantor Bakorwil Priangan di Jl A Yani Kota Garut.

Pertemuan tersebut selain dihadiri oleh tim Kemendagri, juga dari Pansus DPRD Garut dan perwakilan Pemprov Jabar.

Dalam pertemuan yang dimulai sekitar pukul 20.00 WIB tersebut, bupati mengenakan baju batik warna coklat dan mengenakan peci warna hitam serta kaca mata.

Pertemuan tertutup tersebut, menurut sumber Republika di Bakorwil Priangan, untuk meminta klarifikasi atas dugaan nikah siri berumur empat hari.

Tim Kemendagri, kata sumber itu lagi, lebih dulu tiba di ruang pertemuan Bakorwil. Beberapa menit kemudian, disusul oleh tim Pansus, dan beberapa saat kemudian Bupati Garut memasuki ruangan.

"Bupati masuk dari pintu depan," kata sumber.

Dalam pertemuan tersebut, dihadiri sekitar 20 orang peserta. Bupati Garut duduk di kursi depan didampingi seseorang yang mengenakan baju putih berjaket hitam. Belum diketahui siapa orang yang ada disamping bupati tersebut.

Sementara peserta pertemuan lainnya duduk setengah melingkar menghadap kursi bupati. 

Dari pantauan Republika, bupati terlihat serius berbicara dihadapan peserta pertemuan. Namun tidak bisa diketahui isi percakapan pertemuan tersebut lantaran pintu dan jendela ruang pertemuan ditutup rapat.

Hingga pukul 20.45 pertemuan tersebut masih berlangsung.

Reporter : Djoko Suceno
Redaktur : Hazliansyah
Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)((QS ar-Rum: 41))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Badak Sumatera Terakhir di AS akan Dikirim ke Way Kambas
OHIO -- Kebun Binatang Cincinnati di negara bagian Ohio akan menutup program penangkarannya yang sukses, dan mengirim badak Sumatera terakhirnya ke Taman Nasional...