Friday, 26 Syawwal 1435 / 22 August 2014
find us on : 
  Login |  Register

Sungai Ciujung di Lebak Meluap

Sunday, 18 November 2012, 10:26 WIB
Komentar : -1
antara
Para penambang mendapat berkah tiap kali Sungai Ciujung banjir dan meluap karena arus air membawa endapan pasir dari hulu
Para penambang mendapat berkah tiap kali Sungai Ciujung banjir dan meluap karena arus air membawa endapan pasir dari hulu

REPUBLIKA.CO.ID,LEBAK --Sungai Ciujung di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, mulai meluap setelah diguyur hujan Sabtu (17/11) malam hingga Ahad dini hari di daerah itu.

Dari pantauan, sejumlah warga yang tinggal di bantaran Sungai Ciujung waspada karena khawatir terjadi hujan susulan. Saat ini, permukaan air Sungai Ciujung naik, namun tidak menimbulkan banjir.

Permukaan air sungai juga meluap, seperti Sungai Ciberang dan Cisimeut. Diperkirakan air sungai hanya beberapa meter bisa menerjang pemukiman penduduk. "Kami dan keluarga tetap waspada, meskipun saat ini air Sungai Ciujung belum melanda ke permukiman," kata Haerudin, warga Kebon Kelapa Kecamatan Rangkasbitung.

Ia mengaku rumahnya yang berada di daerah aliran sungai (DAS) mulai meningkatkan kewaspadaan karena khawatir tergenang banjir.

Saat ini permukaan air Sungai Ciujung naik, bahkan meluap karena hujan deras semalaman di daerah itu. "Hujan terjadi sejak pukul 19.00 WIB sampai 01.30 dini hari," katanya.

Saat ini permukiman warga yang tinggal di bantaran sungai merupakan kawasan langganan banjir, seperti Kampung Salahur, Lebak Sambel, Kebon Kelapa, Kalimati, Leuwiranji, Keboncau, Babakan Nemboseeng, dan Kololet, Kecamatan Rangkasbitung.

Redaktur : M Irwan Ariefyanto
Sumber : Antara
Siapa saja yang telah kami angkat untuk mengerjakan suatu pekerjaan/jabatan kemudian kami telah memberikan gaji, maka sesuatu yang diterima di luar gajinya yang sah adalah ghulul (korupsi)((HR. Bukhari))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Akhir Sengketa Pilpres 2014
 JAKARTA -- Melalui sidang yang berlangsung sekitar tujuh jam, akhirnya Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan untuk menolak semua gugatan yang diajukan oleh pasangan Prabowo-Hatta. Penolakan...