Thursday, 5 Safar 1436 / 27 November 2014
find us on : 
  Login |  Register

Anggota KPU Garut Dianiaya Genk Motor

Wednesday, 07 November 2012, 18:25 WIB
Komentar : 1
Penganiayaan (Ilustrasi)
Penganiayaan (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, GARUT -- Seorang anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Garut, Jawa Barat, dianiaya sekelompok pemuda bermotor hingga mengalami luka di kepala dan beberapa bagian tubuhnya akibat hantaman benda keras.

"Saya sempat melawan, tapi karena sendirian, saya terjatuh setelah dipukul sama balok besi oleh pelaku," kata Dudi Muharam (36) usai memberikan laporan kejadian yang menimpanya ke Polsek Sektor Tarogong, Rabu (7/11).

Dudi mengatakan penyerangan itu terjadi di Jalan Raya Proklamasi, Desa Jayaraga, Kecamatan Tarogong Kidul, Garut, Selasa (6/11) sekitar pukul 22.00 WIB, saat korban hendak menuju kantor KPU.

Di pertengahan jalan, ia bertemu gerombolan bermotor yang sedang konvoi. Korban yang mengendarai sepeda motor berusaha memelankan laju kendaraannya, namun berandalan bermotor tersebut seperti mempersilahkan untuk menyalip.

Setelah disalip, berandalan bermotor mengejar korban dan diberhentikan, kemudian diminta uang untuk membeli minuman keras dan korban memberinya Rp 20 ribu.

Namun pelaku yang diperkirakan berjumlah delapan orang dengan membawa cerulit, samurai dan benda tajam lainnya berusaha merampas tas korban.

Aksi perampasan itu dilawan korban hingga terjadi perkelahian, namun korban akhirnya terjatuh dengan luka di kepala dan bagian tangan akibat dikeroyok pelaku.

"Pelaku saya kira usianya sekitar 18-20 tahunan, saya sempat melawan mereka tapi karena bahu kanan dan tangan saya terluka, saya akhirnya jatuh, terus mereka kabur," kata Dudi.

Kapolsek Tarogong, Kompol Tini Supartini membenarkan adanya tindakan penyerangan dan penganiayaan terhadap salah seorang pengguna jalan yang merupakan anggota KPU.

"Kita masih menyelidiki kasus penganiayaan yang dilakukan berandalan bermotor ini. Kita juga tingkatkan patroli di daerah rawan aksi kejahatan," katanya.

Redaktur : Hazliansyah
Sumber : Antara
Rasulullah SAW melarang membunuh hewan dengan mengurungnya dan membiarkannya mati karena lapar dan haus.((HR. Muslim))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Pengertian akan Pemanfaatan Air Harus Sejak Usia Dini
JAKARTA -- Memperingati hari pendidikan dan kesehatan, PT PAM Lyonnaise JAYA (Palyja) mengundang beberapa sekolah dasar (SD) untuk berkunjung ke tempat intalasi air...