Saturday, 1 Muharram 1436 / 25 October 2014
find us on : 
  Login |  Register

Pesawat Bravo AS Jatuh Saat 'Manuver Fast'

Saturday, 29 September 2012, 15:24 WIB
Komentar : 1
Bravo 202
Bravo 202

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Acara Bandung Air Show (BAS) menelan korban jiwa. Pesawat yang sedianya dijadikan sebagai bagian dari pertunjukkan demonstrasi udara terjatuh dan menewaskan dua orang pilot pesawat tersebut.

Menurut Kepala Lanud Husein Sastranegara, Kolonel Pnb Umar Sugeng Hariyono, Pesawat Bravo AS Seri 202 No registrasi LM 2003 hilang dari pandangan. "Pesawat saat manuver fast tiba-tiba lost," ujarnya saat berbincang dengan ROL, Sabtu (29/9).

Pesawat itu, kata Umar, jatuh tepat di Kantor Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI AU. "Pesawat jatuh dan terbakar, namun tidak mengalami kerusakan," jelasnya.

Sementara, saat ini BPBD Jabar, menurut Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas, Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Sutopo Purwo Nugroho, dalam pesan BBM kepada ROL, Sabtu (29/9), sedang merapat ke lokasi.

Menurut Rahmat Sembiring, saksi mata yang diwawancarai TVOne, mengatakan, setelah bermanuver pesawat tidak naik kembali ke udara. Kemudian tiba-tiba saja muncul asap hitam.

"Sehabis terbang rendah, dia tidak muncul-muncul lagi. Tiba-tiba ada asap hitam dari balik gedung," kata Rahmat, Sabtu.

Di lokasi kejadian terlihat ambulans dan mobil pemadam kebakaran. Pesawat yang jatuh disebut-sebut Extra 3000 buatan Indonesia.

Reporter : Ratna Ajeng Tejomukti
Redaktur : Karta Raharja Ucu
Tahukah engkau apa yang menghancurkan Islam?” Ia (Ziyad) berkata, aku menjawab, “Tidak tahu.” Umar bin Khattab RA berkata, “Yang menghancurkan Islam adalah penyimpangan orang berilmu, bantahan orang munafik terhadap Alquran, dan hukum (keputusan) para pemimpin yang menyesatkan.”(Riwayat Ad-Darimi, dan berkata Syaikh Husain Asad: isnadnya shahih))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Hampir Sama dengan Sistem Pesawat, Pengemudi Truk Ini Bisa 'Selonjoran'
WASHINGTON DC -- Truk biasanya digunakan untuk mengantar barang jarak jauh. Kelelahan selalu menjadi kendala dari pengemudi truk. Akan hal itu Mercedes-Benz menciptakan...