Kamis, 23 Zulqaidah 1435 / 18 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

Ini Tahapan Pilkada Jabar 2013

Rabu, 05 September 2012, 12:34 WIB
Komentar : 0
Pemilukada Kota Bekasi
Pemilukada Kota Bekasi

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG - Tahapan pelaksanakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) gubernur dan wakil gubernur (wagub) Jawa Barat periode 2013-2018, diluncurkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat (Jabar) di Gedung Pusat Dakwah Islam (Pusdai) Jabar Kota Bandung, Rabu (5/8).

"Acara ini, bagi KPU Jabar ingin memberikan jaminan kepada masyartakatnya bahwa Pilgub Jabar akan dilaksanakan bersamaan dengan 3 pilkada tingkat kabupaten/kota akan dilaksanakan dengan luber atau langsung, umum, bebas dan rahasia," kata Ketua KPU Jawa Barat Yayat Hidayat, dalam sambutannya.

Dengan adanya peluncuran tahapan Pilkada Jabar tersebut, menurut dia, pihaknya juga menjamin pelaksanaannya akan menganut asas kejujuran, konsisten dalam menegakkan hukum dan bertekad untuk tertib dalam setiap pelaksanaanya.

"Jangan sampai ada silih tuding dan kecurigaan antara peserta dengan KPU atau antara peserta dengan peserta. Jangan sampai ada pendukung calon yang tidak mengerti proses pendaftaran calon. Ini sering jadi masalah," katanya.

Terkait anggaran Pilkada Jabar yang diestimasikan akan menelan dana sekitar Rp 759 miliar (untuk satu putaran, Yayat menuturkan, pihaknya sudah berkirim 'surat cinta' kepada Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan untuk mengicil anggaran tersebut.

"Mulai tahun 2010, kami suka mengirimkan surat cinta kepada gubernur agar menyicil penganggaran atau menabung untuk biaya Pilgub Jabar ini karena biayanya memang cukup besar," katanya.

Pihaknya menambahkan, pelaksanaan Pilkada Jabar 2013 merupakan momentum besar ketiga pemilihan umum di Indonesia setelah Pileg dan Pilpres. Pada kesempatan tersebut, KPU Jawa Barat juga memperkenalkan maskot Pilkada Jabar yakni "Kasep" (Kawasan Sehat Pemilu) dan 'Geulis' (Gerakan Untuk Memilih Sehat).

Redaktur : Djibril Muhammad
Sumber : Antara
Tahukah engkau apa yang menghancurkan Islam?” Ia (Ziyad) berkata, aku menjawab, “Tidak tahu.” Umar bin Khattab RA berkata, “Yang menghancurkan Islam adalah penyimpangan orang berilmu, bantahan orang munafik terhadap Alquran, dan hukum (keputusan) para pemimpin yang menyesatkan.”(Riwayat Ad-Darimi, dan berkata Syaikh Husain Asad: isnadnya shahih))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Terapi Air Bantu Mobilitas Penyandang Difabel
WASHINGTON --  Tim riset di Human Performance Lab Middle Tennessee State University, tengah mengembangkan terapi air guna membantu mobilitas warga difabel. Pasien yang...