Sabtu, 04 Agustus 2012, 19:32 WIB

Pasar Tumpah Pantura Harus Diberesi

Red: Chairul Akhmad
Antara/Zarqoni
 Pasar Tegal Gubuk, Arjowinangun, Cirebon, merupakan kawasan yang rawan terjadi kemacetan.
Pasar Tegal Gubuk, Arjowinangun, Cirebon, merupakan kawasan yang rawan terjadi kemacetan.

REPUBLIKA.CO.ID, INDRAMAYU – Sejumlah pasar tumpah di daerah Pantura Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, perlu dibenahi guna mengatasi kemacetan arus mudik lebaran. Pasar-pasar itu antara lain di Losarang, Eretan, Sukra, Jatibarang, dan Karang Ampel.

"Sejumlah pasar tumpah di daerah Pantura Kabupaten Indramayu, Subang, Cirebon, perlu dibenahi karena setiap arus mudik Lebaran, menjadi pemicu kemacetan," kata Kadinas Koperasi dan UKM Indramayu, Warjo, Sabtu (4/8).

Menurut Warjo, pemerintah Kabupaten Indramayu tidak mampu membenahi pasar tumpah tersebut harus mendapatkan perhatian dan bantuan dari pusat karena butuh anggaran cukup tinggi untuk mengatasi kemacetan rutin tahunan.

Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Putu Bayu Seno, kepada wartawan di Cirebon sebelumnya menuturkan, sejumlah pasar tumpah sepanjang jalur utama Pantura dari Karawang, Indramayu, Subang, Cirebon masih menjadi penghambat arus mudik lebaran.

Pihaknya, meminta kepada semua anggota di lapangan bekerja keras mengatur dan mengamankan sejumlah titik simpul kemacetan dipasar tumpah tersebut.

Di perbatasan Kabupaten Indramayu dengan Cirebon, pemudik akan terhambat di pasar Tegal Gubug, Kecamatan Arjawinangun. Sedangkan dari arah alternatif Karang Ampel kepadatan arus terjadi di pasar Celancang.



Sumber : Antara
loading...