Sunday, 5 Zulqaidah 1435 / 31 August 2014
find us on : 
  Login |  Register

Kok Wisata ke Waduk Jatiluhur Jadi Membosankan

Tuesday, 03 July 2012, 23:00 WIB
Komentar : 1
Saptono/Antara
Waduk Jatiluhur
Waduk Jatiluhur

PURWAKARTA -- Kunjungan wisatawan ke Kawasan Wisata Gramma Tirta Jatiluhur selama musim libur sekolah, menurun drastis dibanding tahun lalu. Jumlah wisatawan pada Juni lalu, tercatat 15 ribu. Sedangkan, pada musim libur sekolah tahun lalu mencapai 20 ribu wisatawan. Akibat sepi pengunjung ini, pendapatan yang diperoleh kawasan itu turut menurun.

Kepala Unit Pariwisata Gramma Tirta Jatiluhur, Heri Hermawan, mengatakan, sejak awal tahun, jumlah pengunjung ke kawasan ini menurun. Tadinya, pada libur sekolah ini diprediksi akan terjadi lonjakan pengunjung. Akan tetapi, prediksi tersebut tidak terealisasi. "Bahkan, lebih ramai musim libur sekolah tahun lalu," kata Heri, kepada ROL, Selasa (3/2).

Diakui dia, penyebab penurunan minat wisatawan ini ada beberapa faktor. Seperti, munculnya sejumlah obyek wisata serupa yang menjadi pesaing. Selain itu, di kawasan ini kurang maksimalnya wahana permainan anak-anak. Sehingga, wisatawan mengalami kejenuhan.

Karena kondisi ini, lanjut dia, pendapatan yang dihasilkan sampai akhir Juni kemari baru 44,87 persen dari target Rp 8,5 miliar. Seharusnya, pada semester pertama itu, pendapatan yang dihasilkan mencapai 50 persen dari target yang dtelah ditentukan.

Diakui Heri, secara global pihaknya kesulitan dalam meningkatkan kembali minat wisatawan untuk mengunjungi Kawasan Gramma Tirta. Akan tetapi, dirinya akan tetap berupaya mencari terobosan baru. Salah satu yang sedang dilakukan, yaitu rehabilitasi arena parkir.


Reporter : arie lukitahardiyanti
Redaktur : M Irwan Ariefyanto
Orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah dengan harta, benda dan diri mereka, adalah lebih tinggi derajatnya di sisi Allah; dan itulah orang-orang yang mendapat kemenangan.(QS At Taubah ( 9:20))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar