Rabu, 26 Ramadhan 1435 / 23 Juli 2014
find us on : 
  Login |  Register

Harga Melonjak, 10 Titik Dibanjiri Gas Elpiji Tiga Kilogram

Kamis, 07 Juni 2012, 14:32 WIB
Komentar : 0
sikat.or.id
Tabung gas Elpiji ukuran tiga kilogram (ilustrasi).
Tabung gas Elpiji ukuran tiga kilogram (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI — Sepuluh titik di Kabupaten Sukabumi dijadikan lokasi operasi pasar (OP) gas elpiji tiga kilogram. Pelaksanaan OP untuk menekan lonjakan harga gas di lapangan.

Ke sepuluh titik tersebut antara lain Kecamatan Sukaraja, Cicantayan, Palabuhanratu, Lengkong, Purabaya, Kalapanunggal, Cikidang, Surade, dan Gunungguruh. Jumlah tabung yang didistribusikan untuk OP mencapai sekitar 6.720 tabung.

Ribuan tabung tersebut dibawa dengan 12 truk yang per kendaraannya mengangkut sebanyak 560 tabung gas elpiji tiga kilogram.

‘’Pelaksanaan OP gas dimulai Kamis,’’ terang Sales Representative (SR) Rayon Enam Pertamina, Anggora Dini, kepada wartawan di Kantor Himpunan Wirawasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana) Migas Sukabumi, Kamis (7/6).

Menurutnya, langkah OP dinilai efektif untuk menurunkan harga gas. Pasalnya, dari laporan di lapangan, harga gas di sepuluh titik tersebut cukup mahal dibandingkan sebelumnya.

Dini menerangkan, harga ecerean tertinggi (HET) gas elpiji tiga kilogram sebenarnya hanya mencapai Rp 13.650 per tabung. Namun, dalam perkembangannya harga gas mengalami kenaikan hingga ada yang mencapai Rp 17 ribu per tabung seperti yang terjadi di Kecamatan Sukaraja.

Mekanisme pelaksanaan OP, terang Dini, bukan berarti menjual gas dengan harga lebih murah dibandingkan HET. Melainkan memasok gas elpiji tiga kilogram ke pangkalan yang mengklaim kekurangan stok gas elpiji.

Selain menggelar OP gas, Pertamina juga menambah pasokan tabung untuk Kabupaten/Kota Sukabumi pada 27 Mei hingga 5 Juni lalu. Jumlah tabung yang disalurkan pada periode tersebut capai sebanyak 113.170 tabung. Hal itu diluar pasokan normal pada Juni yang mencapai sebanyak 1.326.480 tabung.

Menurut Dini, adanya lonjakan harga di pasaran disebabkan sejumlah faktor. Misalnya dikarenakan adanya penertiban pangkalan yang dilakukan akhir-akhir ini. Pangkalan yang sebelumnya mendapat pasokan dari agen di luar Sukabumi kini tidak diperbolehkan lagi.

Akibatnya, pangkalan tersebut mengalami penurunan stok. Dari data Pertamina, jumlah pangkalan di Kabupaten/Kota Sukabumi mencapai sebanyak 440 unit dan agen sebanyak 23 unit.

Reporter : riga nurul iman
Redaktur : Heri Ruslan
Orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah dengan harta, benda dan diri mereka, adalah lebih tinggi derajatnya di sisi Allah; dan itulah orang-orang yang mendapat kemenangan.(QS At Taubah ( 9:20))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Buka Puasa Bersama Obama Diwarnai Seruan Boikot
WASHINGTON -- Acara buka puasa tahunan di Gedung Putih diwarnai seruan boikot, sebagai bentuk protes kebijakan pemerintahan Obama terhadap konflik di Gaza. Selengkapnya...