Jumat, 10 Ramadhan 1439 / 25 Mei 2018

Jumat, 10 Ramadhan 1439 / 25 Mei 2018

Sandiaga akan Buat Program Digital Island, Apa Itu?

Rabu 07 Februari 2018 15:51 WIB

Rep: Sri Handayani/ Red: Andi Nur Aminah

Sandiaga Uno

Sandiaga Uno

Foto: Republika/Raisan Al Farisi
Program ini bertujuan untuk memberikan akses layanan digital di Kepulauan Seribu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan membuat program bernama Digital Island. Program ini bertujuan untuk memberikan akses layanan digital di Kepulauan Seribu.

Ide ini berasal dari pemikiran Sandiaga yang menilai ketimpangan digital dan ketimpangan finansial sebagai salah satu masalah di Kepulauan Seribu. Hal ini menyebabkan mereka tertinggal dalam banyak hal. "Kadang-kadang sinyal susah di sana, kadang-kadang masyarakat di sana tidak mendapat akses keuangan," kata Sandiaga di Jakarta Creative Hub, Gedung Graha Niaga Thamrin, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (7/2).

Program ini rencananya baru akan diluncurkan Maret 2018. Dengan program Digital Island, promosi pariwisata di Kepulauan Seribu dapat dilakukan dengan lebih mudah. Pengusaha penginapan (homestay) dapat melakukan promosi melalui internet. Bahkan, transaksi penyewaan juga bisa dilakukan secara digital.

Tak hanya itu, Sandiaga berharap nantinya layanan keuangan digital akan masuk ke Kepulauan Seribu. Warga dan para turis bisa membeli makanan di JakGrosir dan toko-toko kelontong dengan layanan Laku Pandai. Pembayaran biaya transportasi antar pulau juga dapat dilakukan secara digital.

Program ini akan dimulai di satu pulau. Sandiaga belum menentukan pulau mana yang akan dijadikan proyek percobaan. Ia membidik Pulau Tidung sebagai lokasi awal. Lokasi lain yang juga dipertimbangkan adalah Pulau Panggang dan Pulau Pramuka. "Nanti kita akan pilih yang mana tapi leading candidate-nya Pulau Tidung," ujar dia.

Sandiaga ingin pulau yang menjadi lokasi Digital Island diperindah. Dengan begitu, nantinya orang-orang yang datang ke lokasi itu dapat mengabadikan momen mereka di sosial media.

"Di-capture ntar kita bisa brand salah satu dari pulau di Kepulauan Seribu itu menjadi Digital Island adalah bahwa di sini sudah tidak boleh ada lagi blank spot, sudah tidak boleh ada lagi tempat yang tidak ada instagramable," kata dia.

Kepala OJK Regional I DKI Jakarta-Banten Bambang Widjanarko mengatakan Digital Island merupakan program dari Pemprov DKI. OJK menyambut baik program ini dan akan menerapkan di Kepulauan Seribu. "Sebagaimana diketahui Kepulauan Seribu merupakan salah satu dari sepuluh destinasi pariwisata nasional," ujar dia.

Pemprov DKI bekerjasama dengan Bank DKI dan beberapa lembaga keuangan kini sedang mempersiapkan realisasi program Digital Island. Ia berharap program ini dapat meningkatkan bisnis pariwisata di Kepulauan Seribu. "Dan yang lebih penting lagi bahwa akses kepada Kepulauan Seribu bisa menjadi lebih mudah," ujar dia.

 

 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA