Selasa , 31 October 2017, 09:26 WIB

Korban Tewas Ledakan Pabrik Petasan Kosambi Terus Bertambah

Rep: Febrianto Adi Saputro/ Red: Bilal Ramadhan
Antara/Aprillio Akbar
Petugas Polisi membawa peti berisi jenazah korban kebakaran pabrik kembang api seusai diserahterimakan di Posko Post Mortem di RS Polri Sukanto, Kramat Jati, Jakarta, Minggu (29/10).
Petugas Polisi membawa peti berisi jenazah korban kebakaran pabrik kembang api seusai diserahterimakan di Posko Post Mortem di RS Polri Sukanto, Kramat Jati, Jakarta, Minggu (29/10).

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG -- Ledakan pabrik petasan PT Panca Buana Cahaya Sukses, Kosambi, Kabupaten Tangerang, kembali menelan korban. Siti Fatimah (15 tahun) akhirnya dinyatakan meninggal setelah menjalani operasi di RSUD Kabupaten Tangerang.

Sebelumnya, Siti sempat menjalani perawatan intensif di ruang ICU RSUD Kabupaten Tangerang selama kurang lebih lima hari.Staf Humas RSUD Kabupaten Tangerang, Lilik Kholidah membenarkan bahwa Siti meninggal pukul 02.30 WIB.

"Saat ini jenazahmya masih berada di kamar jenazah RSUD Kabupaten Tangerang," ujar Lilik, Selasa (31/10).

Lilik mengatakan, Siti meninggal karena luka bakar serius yang ia alami mencapai 63 persen dengan bagian tubuh paling parah di wajah dan mulut. "kemarin sudah sempat dioperasi, namun nyawanya tak tertolong karena infeksinya sudah menyebar," tutur Lilik.

Hingga kini, ada sebanyak 9 korban ledakan pabrik petasan yang masih menjalani perawatan di RSUD Kabupaten Tangerang. Sebelumnya, Nurhayati (20 tahun) dan Atin Puspita (32 tahun) juga meninggal di RSUD Kabupaten Tangerang usai menjalani perawatan intensif.