Sabtu , 15 July 2017, 15:49 WIB

Ternyata Ini yang Membuat Pembacok Hermansyah Kabur

Rep: Ali Yusuf/ Red: Teguh Firmansyah
ROL/Havid Al Vizki
Terduga pelaku pembacokan pakar telematika ITB, Hermansyah. Lauren Paliyama (kiri) dan Edwin Hitipeuw (kanan).
Terduga pelaku pembacokan pakar telematika ITB, Hermansyah. Lauren Paliyama (kiri) dan Edwin Hitipeuw (kanan).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Polda Metro telah menangkap pelaku penganiayaan terhadap Pakar Telematika ITB Hermansyah. Pihak Jasa Marga pun mengungkapkan bagaimana kronologis penyelamatan Hermansyah usai dibacok di jalan tol.

Dwimawan Heru Santoso AVP Corporate Communications PT Jasa Marga menuturkan awalnya korban, atas nama Hermansyah, yang sedang dikeroyok para pelaku, ditemukan di lokasi kejadian Km 6 Jalan Tol Jagorawi arah Bogor oleh petugas konstruksi dari Kontraktor Pembangunan Light Rail Transit (LRT).

Petugas kontraktor itu pascakejadian baru selesai melaksanakan pemasangan balok landasan proyek LRT Cawang Cibubur. "Menyadari aksinya diketahui orang lain, pelaku kabur meninggalkan korban di lokasi kejadian," kata Heru lewat keterangan tertulisnya yang diterima Republika.co.id, Sabtu,(15/7).

Heru menuturkan yang datang membantu Hermansyah pascapelaku kabur memang petugas konstruksi LRT bukan petugas operasional Jasa Marga. Petugas konstruksi yang menolong Hermansyah memang tidak memiliki keahlian untuk menangani korban luka.

Sehingga petugas kontraktor itu menghubungi Jasamarga melalui saluran komunikasi internal operasional Jalan Tol Jagorawi yang menuturkan ada aksi kekerasan di jalan tol sehingga segera membutuhkan pertolongan.

"Petugas Patroli Jalan Raya (PJR) yang mendapatkan informasi dari Petugas konstruksi LRT, memerintahkan agar Petugas Ambulans Jasa Marga segera menuju ke lokasi kejadian," ujarnya.

Baca juga, MUI akan Beri Perlindungan kepada Keluarga Hermansyah.

Heru mengatakan, ketika Ambulans Jasa Marga tiba di lokasi kejadian, korban telah dilarikan ke Rumah Sakit di daerah Depok sehingga petugas Ambulans Jasa Marga tidak bertemu dengan korban.

Heru memastikan, Jasa Marga senantiasa mendukung upaya penanganan kejadian di jalan tol Jasa Marga, untuk menuntaskan penyelidikan semua tindak kejahatan oleh Kepolisian.

Untuk itu ia membantah jika rekaman CCTV pada saat kejadian sedang dalam proses perbaikan. "Untuk penuntasan kasus ini, Jasa Marga telah memberikan rekaman CCTV baik CCTV lajur maupun CCTV gerbang yang diminta oleh Kepolisian yang digunakan mengidentifikasi pelaku pengeroyokan," katanya.