Thursday, 8 Zulhijjah 1435 / 02 October 2014
find us on : 
  Login |  Register

Ini Gambaran Pembunuhan Holly

Thursday, 10 October 2013, 19:43 WIB
Komentar : -1
IST
Ilustrasi pembunuhan.
Ilustrasi pembunuhan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Setelah melakukan pemeriksaan intensif S dan L yang tertangkap beberapa waktu lalu, polisi mendapatkan gambaran pembunuhan Holly. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Rikwanto mengatakan, dari keterangan mereka penyidik dapatkan sejumlah gambaran.

''Gambaran ini semakin menyempurnakan apa yang telah terjadi di Apartemen Kalibata,'' kata dia, Kamis (10/10). Menurut Rikwanto, Elrizki bersama tiga rekannya melakukan aksinya bersama tiga rekannya. Mereka sudah punya rencana untuk menghabisi Holly.

Untuk melakukan aksinya tersebut, mereka menyewa sebuah kamar di Kalibata City. ''Lantai 6,'' kata dia. Mereka menyewa bulan Agustus sampai enam bulan ke depan. Namun, tidak setiap hari mereka di sana, dan itu hanya menjadi posko dalam menjalankan rencana mereka pada waktu dekat.

Rikwanto melanjutkan, dalam aksinya mereka buat rencana di lantai 6. Pada waktu hari H, di dalam kamar ada dua orang, yaitu Elriski dan satu rekannya yang masih DPO. Mereka menunggu Holly masuk ke kamar dengan kunci palsu. Kemudian, ketika Holly akan masuk sembari berusaha membuka pintu, Holly masih menelepon ibu asuhnya. ''Melihat gelagat korban, pelaku langsung menarik dan korban disekap dan selanjutnya dianiaya,'' kata Rikwanto.

Ibu asuh Holly khawatir, karena telepon dari Holly terputus begitu saja. Lantas, ibu asuh Holly menelepon satpam Apartemen Kalibata City. Selain itu, teman Holy yang lain pun datang ke Apartemen tersebut serta mendobrak pintu kamar Holly. Di dalamnya, pelaku panik.

''Satu pelaku berhasil turun ke lantai 8 dengan menggunakan handuk. Satu pelaku berusaha turun, terpeleset dan terjatuh ke bawah dan meninggal dunia,'' kata Rikwanto. Menurut Rikwanto, pelaku yang masuk ke lantai 8 bergelantungan dan memecahkan kaca serta mencongkel pintu dan melarikan diri.

Reporter : Wahyu Syahputra
Redaktur : Dewi Mardiani
Sebaik-baik menjenguk orang sakit adalah berdiri sebentar (tidak berlama-lama) dan ta'ziah (melayat ke rumah duka) cukup sekali saja.((HR. Ad-Dailami))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

Berita Lainnya

Jokowi Resmikan Peletakan Batu Pertama Proyek MRT

Pembunuh Holly Diduga Sewa Kamar di Kalibata City

Lewat Baliho Bergambar Slank, Jokowi Ajak Warga Bersihkan Jakarta