Kamis, 19 Zulqaidah 1436 / 03 September 2015
find us on : 
  Login |  Register

Polisi Periksa 10 Saksi Penembakan Bripka Sukardi

Selasa, 10 September 2013, 23:36 WIB
Komentar : 2
ROL/Bilal Ramadhan
Suasana TKP penembakan polisi Provost Mabes Polri, Bripka Sukardi, Selasa (10/9) malam. Sukardi tewas usai ditembak tiga kali di bagian dada dan perut oleh orang tak dikenal di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, tepatnya di depan Gedung KPK.
Suasana TKP penembakan polisi Provost Mabes Polri, Bripka Sukardi, Selasa (10/9) malam. Sukardi tewas usai ditembak tiga kali di bagian dada dan perut oleh orang tak dikenal di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, tepatnya di depan Gedung KPK.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sepuluh orang yang melihat penembakan terhadap anggota polisi Provost Mabes Polri, Bripka Sukardi, diperiksa sebagai saksi.

Bripka Sukardi ditembak orang tak dikenal di Jalan HR Rasuna Said, tepat di depan Gedung KPK, Selasa (10/9) sekitar pukul 22.30 WIB. Ia tewas di tempat setelah ditembak tiga kali di bagian dada dan perut.

Saat ini polisi memasang garis polisi di tempat kejadian perkara (TKP) penembakan tersebut. Jenazah Sukardi juga telah ditutup kantong mayat setelah beberapa saat dibiarkan terbuka.

Jenazah juga telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati. Jalur lambat Jalan HR Rasuna Said juga sudah ditutup. Arus lalu lintas dialihkan ke jalur cepat dan jalur TransJakarta. Di lokasi penembakan telah ramai oleh masyarakat yang ingin melihat TKP.

Reporter : Bilal Ramadhan
Redaktur : Karta Raharja Ucu
Sesungguhnya Allah sekali-kali tidak akan mengubah sesuatu nikmat yang telah dianugerahkan-Nya kepada sesuatu kaum, hingga kaum itu merubah apa yang ada pada diri mereka sendiri, (( QS.An Anfaal 8 : 53 ))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Ada Asmara Setelah Menunaikan Ibadah Haji
BOGOR -- Sebelum menggunakan pesawat terbang, melaksanakan ibadah haji dari Indonesia masih menggunakan kapal laut. Perjalanan jauh menimbulkan banyak kisah bagi jamaahnya. Pemilik Pesantren...

Berita Lainnya

Polisi yang Ditembak di Depan Gedung KPK Tewas

Polisi Ditembak di Depan Gedung KPK

Buntut Kecelakaan Dul, Puluhan Pengendara di Bawah Umur Ditilang