Kamis, 5 Safar 1436 / 27 November 2014
find us on : 
  Login |  Register

Polisi yang Ditembak di Depan Gedung KPK Tewas

Selasa, 10 September 2013, 23:21 WIB
Komentar : 5
Republika/Stevy Maradona
Olah TKP penembakan anggota polisi di depan Gedung KPK
Olah TKP penembakan anggota polisi di depan Gedung KPK

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Polisi yang ditembak di depan Gedung KPK dilaporkan meninggal dunia.

Korban penembakan adalah polisi Provost Mabes Polri, Bripka Sukardi. Ia ditembak orang tak dikenal di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selata, tepatnya di depan Gedung KPK, Selasa (10.9) 22.30 WIB.

Pelaku diduga menggunakan dua sepeda motor. "Ada dua motor saat kejadian. Tiba-tiba ada suara ledakan dua kali. Saya baru keluar dari jalan di samping KPK. Langsung melihat kejadian," kata seorang polisi yang enggan disebut namanya saat ditemui ROL di depan Gedung KPK, Jakarta, Selasa (10/9) malam.

Saat penembakan, Sukardi sedang mengendarai sepeda motornya Honda Revo berwarna merah dengan nomor polisi B 6671 TXL. Saat itu ia sedang mengawal sebuah truk yang melintas di jalan tersebut.

Kemudian ada dua motor yang kemudian melepaskan tembakan. Sukardi ditembak sebanyak tiga kali di bagian dada dan perut. Sukardi pun langsung tewas di tempat.

Saat ini jenazah Sukardi telah ditutup kantong mayat. Dikabarkan jenazah Sukardi akan dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Sekarang polisi sedang melakukan olah TKP di lokasi penembakan.

Reporter : Bilal Ramadhan
Redaktur : Karta Raharja Ucu
Allah melaknat orang yang menyuap dan orang yang menerima suap(HR Muslim )
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Pembangunan Tekan Populasi Satwa Liar
JAKARTA -- Senior Advisor World Wildlife Fund (WWF) Indonesia, Prof Ir H Hadi S. Alikodra menuturkan pertumbuhan dan pembangunan yang pesat banyak memberikan...

Berita Lainnya

Polisi Ditembak di Depan Gedung KPK

Buntut Kecelakaan Dul, Puluhan Pengendara di Bawah Umur Ditilang

Kejar Adipura, Kota Bekasi Helat Uji Emisi