Minggu, 20 Jumadil Akhir 1435 / 20 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Penembakan Taksi, Polisi Akan Periksa Rekaman CCTV

Minggu, 01 September 2013, 09:23 WIB
Komentar : -1
Reuters/Joshua Lott
Penembakan  (ilustrasi)
Penembakan (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, SEMANGGI -- Kasus penembakan sebuah taksi Pusaka, Blue Bird Grup saat melintas di Tol Pancoran, Jumat (30/8) sore, yang dikemudikan Deffi Erfian (41 tahun) masih dalam penyelidikan.

Hingga kini polisi sedang mendalami rekaman CCTV yang ada di sekitar jalur. ''Kita masih kordinasikan dengan pihak Jasamarga untuk CCTV,'' kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, Ahad (1/8).

CCTV tersebut dinilai akan memudahkan pihak kepolisian dalam melakukan pelacakan jenis kendaraan dan identitas mobil pelaku yang menembak taksi bernomor polisi B 1635 CTA tersebut.

Rikwanto mengatakan, setidaknya CCTV tersebut bisa menunjukkan nomor pelat mobil. ''Nanti bisa ketahuan nomor pelatnya,'' katanya.

Taksi Pusaka dari Blue Bird Grup bernomor polisi B 1635 CTA ditembak seseorang di Km 3.800 Tol Pancoran arah Semanggi, Jakarta Selatan, Jumat sore lalu.

Penembakan oleh pelaku yang diduga menggunakan sedan Mercy hitam itu mengakibatkan kaca depan kiri mobil retak dan berlubang. Beruntung supir selamat dan memberikan ciri-ciri pelaku yaitu berambut cepak dan warna kulit gelap.

Reporter : Wahyu Syahputra
Redaktur : Fernan Rahadi
Dan orang-orang yang beriman serta beramal saleh, mereka itu penghuni surga, mereka kekal di dalamnya. (QS Al-Baqarah [2[:82)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar