Selasa, 7 Zulqaidah 1435 / 02 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

Dua Anggota Polsek Pondok Aren tewas

Sabtu, 17 Agustus 2013, 02:04 WIB
Komentar : 0
www.123rf.com
Korban tewas (ilustrasi)
Korban tewas (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dua anggota Kepolisian Sektor Pondok Aren tewas ditembak oleh orang tidak dikenal di jalan Graha Raya, Pondok Aren, Tangerang Selatan pada Jumat (16/8) pukul 21.30 WIB.

"Terjadi penembakan Jumat 21.30 WIB yaitu Bripda Maulana dan Aipda Kus Hendratma anggota Polsek Pondok Aren," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto kepada Antara di Jakarta, Sabtu dini hari.

Rikwanto menjelaskan kronologis kejadiannya ketika Aipda Kus Hendratma akan menghadiri apel pada pukul 22.00 WIB di Kepolisian Sektor (Polsek) Pondok Aren dalam rangka persiapan Operasi Cipta Kondisi (Ops Cipkon).

Pada saat itu menurutnya, Aipda Kus dipepet dua orang yang mengendarai Mio matic warna hitam dan ditembak di bagian belakang kepala serta langsung jatuh.

Dia menjelaskan, di dekat kejadian itu ada tim buser yang menggunakan mobil jenis Avanza yang berjumlah empat orang dengan arah yang sama melihat kejadian tersebut. Tim buser itu langsung mengejar dan bisa menabrak motor tersebut namun mobil terperosok ke got tanggul jalan.

"Pelaku yang turun dari motor datang dan menembak sopir avanza (Bripka Maulana) yang baru keluar dari pintu dan meninggal di tempat," ujarnya

Dia mengatakan, setelah itu terjadi baku tembak antara pelaku dan tim buser, namun pelaku melarikan diri dengan merampas sepeda motor masyarakat namun motor pelaku tertinggal.

Rikwanto memastikan berdasarkan saksi dari masyarakat mengaku melihat pelaku ada yang terluka dan ada yang memegang pistol.

Selain itu dia menjelaskan bahwa korban saat ini sudah dikirim ke RS Polri Kramat Jati sedangkan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) masih berlangsung dan sepeda motor pelaku masih diamankan di Polsek Pondok Aren.

Redaktur : Damanhuri Zuhri
Sumber : antara
Apabila seseorang mengafirkan temannya, maka ucapan (yang mengafirkan) itu benar-benar kembali kepada salah seorang di antara keduanya (yang mengatakan atau yang dikatakan). ( HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar