Sabtu, 28 Safar 1436 / 20 Desember 2014
find us on : 
  Login |  Register

Gelar Aksi Damai, Guru Honorer Terancam Dipecat

Kamis, 20 Juni 2013, 11:35 WIB
Komentar : 3
Republika/Agung Supriyanto
Guru honorer menggelar aksi unjuk rasa (ilustrasi)
Guru honorer menggelar aksi unjuk rasa (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Sejumlah guru honorer di Kota Depok terancam dipecat. Kabar pemecatan puluhan guru honorer ini menyusul terkait gelaran aksi damai yang mereka lakukan Senin (17/6) kemarin di Balai Kota Depok, Depok, Jawa Barat.

Salah seorang guru yang tragis terancam pemecatan itu ialah NR (46). Tak terbayangkan, hanya karena sudah melakukan aksi damai demi menuntut kejelasan nasibnya, Nurosida harus menanggung kenyataan pahit.

''Kemarin pagi itu saya dipanggil kepala sekolah. Saya diberikan dua pilihan,'' ujar Nur kepada Republika, Kamis (20/6). ''Dipecat atau saya mengundurkan diri,'' sambungnya.

Kepala Sekolah SD N Tugu 9, tempat Nur mengajar, kemarin (19/6) memanggil Nur. Bagi Nur, dua pilihan tersebut tak ada yang menguntungkannya.

''Kenapa. Kenapa hanya karena kita aksi damai saja, seperti ini. Langsung dipecat. Kami tidak dihargai,'' isaknya. Kemarin pula, Nur menghadap perwakilan dari Dinas Pendidikan Kota Depok. Katanya, ia menghadap pada Kasubag Pendidikan Dasar (Pendas) Disdik.

Nur menerangkan, bahwa berdasarkan pertemuan dengan Kasubag tersebut, perintah pemecatan dirinya ialah instruksi dari Sekda Depok.

Reporter : Alicia Saqina
Redaktur : Fernan Rahadi
Barang siapa yang mentaatiku berarti ia telah mentaati Allah, dan barang siapa yang mendurhakai perintahku, maka berarti ia telah mendurhakai Allah. Barang siapa yang mematuhi pemimpin berarti ia telah mematuhiku dan barang siapa yang mendurhakai pemimpin berarti ia telah mendurhakaiku(HR Muslim)
FOTO TERKAIT:
VIDEO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Upaya Pembunuhan Kim Jong Un, Film Ini Batal Putar
WASHINGTON DC -- Sony Pictures diperkirakan rugi sekitar 100 juta dolar karena batalnya pemutaran film "The Interview" akibat ancaman serangan ke bioskop-bioskop yang...

Berita Lainnya

Jelang Puasa, Hiburan Malam Kota Bekasi Dievaluasi

Tarif Angkutan Umum Kota Bekasi Naik 35 Persen

Jakarta Ulang Tahun, Jokowi Ziarah Makam