Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Oknum Punk di Bekasi Resahkan Warga

Jumat, 22 Maret 2013, 12:30 WIB
Komentar : 0
Sekelompok anak punk, ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI SELATAN -- Keberadaan anak punk di Kota Bekasi mulai meresahkan warga. Pasalnya, anak punk tersebut berani menodong warga sekitar menggunakan sebilah pisau lipat.

Kejadian tersebut dialami Nur Setiowati (45 tahun), warga Bekasi. Ia mengaku ditodong oleh seorang anak punk di dalam angkot. "Waktu naik angkot jurusan K 02 dari Pondok Gede, berhenti di stasiun Bekasi, tiba-tiba ada anak punk masuk dan nodong minta uang pakai pisau kecil," kata Nur, Jumat (22/3).

Karena kaget, ia berteriak, sehingga anak punk tersebut melarikan diri. Namun, ia mengaku tidak melaporkan kejadian tersebut meskipun penodongan yang dilakukan anak punk bukan yang pertama kali ia alami.

Penodongan tersebut terjadi Kamis (21/3) sekitar pukul 14.00 WIB. Ia mengaku penodongan oleh anak punk sering terjadi setiap ia melintasi daerah Pondok Gede.

Nur berharap agar para anak punk dibina oleh pemerintah sehingga tidak meresahkan warga. Anak-anak punk tersebut biasanya dapat ditemui di bawah fly over Summarecon, di stasiun Bekasi, terminal Bekasi. Dalam satu titik, terdapat sekitar puluhan anak punk.

Reporter : Dessy Suciati Saputri
Redaktur : Dewi Mardiani
2.336 reads
Sesungguhnya Kami telah mengutus (Muhammad) dengan kebenaran; sebagai pembawa berita gembira dan pemberi peringatan, dan kamu tidak akan diminta (pertanggungjawaban) tentang penghuni-penghuni neraka. ((QS.Al-Baqarah [2]:119))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda