Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Polri Deklarasikan Aman Berkendara di Jalanan

Kamis, 21 Maret 2013, 22:01 WIB
Komentar : 0
Republika
Wakil Kepala Kepolisian RI Komjen Nanan Sukarna

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ikatan Motor Indonesia (IMI) menyebut tingkat kecelakaan yang memakan korban jiwa di jalan Indonesia masih sangat tinggi.

Tak tanggung-tanggung, menurut Wakil Ketuam Umumnya, Sadikin Aksa, diketahui sebanyak tiga tewas setiap jamnya akibat kecelakaan saat berkendara di jalanan Indonesia.

"Sebagian dari korban ini 44 persennya berada di kisaran usia 16-25 tahun," kata dia di Kantor National Traffic Management Centre (NTMC)  Polri, Jakarta Kamis (21/3).

Untuk itulah, kata dia, ia bersama kepolisian khususnya di jajaran Direktorat Lalu Lintas menggalang pernjanjian guna menumbuhkan kesadara berkendara yang aman bagi keselamatan jiawa.

"Sekarang bersama dengan Polri dan Federation International Automobile (FIA) kami teken MoU dengan tema 'Action Road of Safety' demi cara berkendara yang aman,” ujarnya.

Pihak Polri mengaku antusias dengan kesadaran masyarakat yang diperlihatkan oleh organisasi seperti IMI. Polri yakin, dengan komitmen keselamatan berlalu lintas, maka tingkat kecelakaan yang tinggi dapat ditekan rendah.

"Pencegahan keselamatan berlalu lintas harus didukung oleh semua kalangan. Maka dari itu semuanya harus ikut serta dalam hal keselamatan berlalu lintas," ujar Wakapolri Komjen Pol Nanan Sukarna.

Nanan mengatakan memang tidak mudah bagi Polri untuk mengontrol keselamatan para pengendara di jalanan. Namun dengan bantuan masyarakat seperti yang diperlihatkan dalam penandatanganan MoU ini, maka kesadaran untuk berkendara dengan aman dapat terbangun.

"Siapa lagi yang akan mulai menyelematkan korban khususnya di usia-usia produktif ini, ya kita, polisi dan masyarakat. Polri harap hari ini bisa jadi momentum yang tepat. Yo mari sama-sama mulai sekarang untuk deklarasikan bahwa diri sendiri ialah pelopor keselamatan berkendara di jalan," kata Nanan menegaskan.

Reporter : Gilang Akbar Prambadi
Redaktur : Djibril Muhammad
273 reads
Demi Allah, kami tidak akan mengangkat seorang pun yang meminta sebagai pemimpin atas tugas ini dan tidak juga seorang yang berambisi memperolehnya.(HR Muslim )
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Pengamat: Manajemen Kebakaran Komplek Istana Buruk

Soal Kontroversi Hotel Amaroosa, Wali Kota Bogor Diminta Bersikap

Istana Minta Kebakaran Gedung Setneg Tak 'Dipelintir'