Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Mangkal di Pasar Kramat Jati, Pedagang Gratis Sewa Enam Bulan

Kamis, 21 Maret 2013, 21:12 WIB
Komentar : 0

REPUBLIKA.CO.ID, Kramat Jati – Untuk menarik pedagang kaki lima (PKL) agar mau berjualan di foodcourt Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, pihak pengelola menggratiskan biaya sewa enam bulan pertama. Hal ini untuk menyukseskan penataan kawasan pasar agar lebih tertib dan rapih.  

Manajer Unit Pasar Besar Induk Kramat Jati, Benny Leonard mengatakan, pada enam bulan pertama penyewa hanya membayar listrik dan air. "Pembiayaan per tahun seharusnya tidak lebih dari Rp 2,5 juta per tahun untuk kios ukuran 2 X 1,5 meter," kata dia kepada Republika Kamis (21/3) siang.

Dengan dana Rp 2,5 juta, sambung Benny, sudah termasuk biaya pengelolaan pasar, biaya kebersihan, sampah, keamanan, dan lainnya. Dengan biaya itu para PKL mendapatkan lapak yang siap digunakan.

Sekitar 100 ruang, ujar dia, disediakan pihak pengelola di foodcourt itu. Hingga kini baru terisi sekitar 50 pedagang. Ruang yang masih kosong ditujukan untuk kurang lebih 120 PKL yang berjualan di emperan di luar pasar.

Menurut Benny, pihaknya tidak mewajibkan atau pun memaksa para PKL untuk berjualan di foodcourt. PKL yang berjualan di emperan pihaknya menerapkan jam operasional. "Dari pukul 17.00 WIB hingga pukul 05.00 WIB," jelas dia.

Pembatasan waktu untuk PKL, ujar dia, untuk melindungi pedagang formal yang telah membuka kios di foodcourt. "Kalau berjualan dari pagi ke foodcourt, kalau tidak mau ya ikuti aturan," tutup dia.

Reporter : Aldian Wahyu Ramadhan
Redaktur : Djibril Muhammad
476 reads
Beramallah kamu sekalian, karena beramal akan merubah sesuatu yang buruk yang telah ditentukanNya padamu(HR Bukhori-Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Sambut Hari Air Sedunia, Ibu-Ibu Bersih-Bersih Ciliwung

Kebarakan Setneg, Jokowi Akan Lakukan Audit Gedung di DKI

Setneg Kebakaran, Polri Segera Selidiki Dugaan Sabotase