Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Setneg Kebakaran, Polri Segera Selidiki Dugaan Sabotase

Kamis, 21 Maret 2013, 20:51 WIB
Komentar : 0
Republika/Agung Fatma Putra
Brigjen Pol. Boy Rafli Amar

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepolisian Republik Indonesia (Polri) meminta masyarakat untuk tenang dan tidak berprasangka macam-macam terhadap kebakaran yang terjadi di Gedung Sekretaris Negara (Setneg), Kamis (21/3) sore ini.
 
Polri mengatakan belum dapat memastikan apa penyebabnya api di gedung itu yang cepat membesar. “Api masih terus coba untuk dipadamkan, sampai apinya mati tentu belum dapat diketahui apa penyebabnya. Setelah api padam dan kondisi benar-benar aman, baru bisa dilakukan penyelidikan,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Brigjen Boy Rafli Amar ketika dihubungi, Kamis (21/3).
 
Dia menyebut, peristiwa kebakaran yang menghanguskan gedung itu tidak ada sangkut pautnya dengan isu-isu yang belakangan berhembus. Belakangan ini, isu kudeta kepada pemerintahan Presiden SBY kencang berhembus ke permukaan. SBY pun dalam suatu kesempatan mengatakan dia menerima banyak pesan singkat ke ponselnya mengenai ancaman tersebut.

Dikatakannya, pada tanggal 25 Maret nanti, sebuah demonstrasi besar-besaran menuntut turunnya SBY akan digelorakan sejumlah pihak. Tak ayal, terjadinya kebakaran mendadak di komplek perkantoran yang notabene menjadi pusat pemerintahan ini dicurigai merupakan sabotase pihak-pihak yang mendukung kudeta tersebut.
 
Seperti diketahui, lantai tiga Gedung Setneg terbakar. Kebakaran yang yang tiba-tiba terjadi ini berlangsung saat presiden bersama sejumlah menteri sedang melakukan rapat terbatas bidang ekonomi di kantor presiden tak jauh dari lokasi kebakaran.

Reporter : Gilang Akbar Prambadi
Redaktur : Dewi Mardiani
766 reads
Mereka bertanya, "Ya Rasulullah, apakah kami berobat?" Beliau menjawab, "Ya, wahai hamba-hamba Allah. Sesungguhnya Allah meletakkan penyakit dan diletakkan pula penyembuhannya, kecuali satu penyakit yaitu penyakit ketuaan (pikun)".((HR. Ashabussunnah))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Ganjil-Genap Bisa Hemat 19,7 Persen Kuota ВВМ Subsidi

'Isu Sabotase Berlebihan'

Lalu Lintas Di Depan Setneg Kembali Normal