Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Kasus Mayat di Bandara Berawal Perencanaannya di Meja Biliar

Kamis, 21 Maret 2013, 15:30 WIB
Komentar : 0
IST
Ilustrasi pembunuhan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Rencana pembunuhan Imam Syafii yang ditemukan tewas di Area Parkir Terminal 1 C Bandara Soekarno Hatta berawal di meja biliar. Pelaku yang berinisial TD bertemu dengan IW di tempat permainan biliar di Perumnas Klender, Jakarta Timur.

Dari situlah TD menceritakan masalahnya ke IW sambil bermain biliar. TD meminta bantuan ke IW untuk menghabisi rekan bisnisnya. ''Awal Maret 2013, TD dan IW kenalan di tempat Biliar. TD sampaikan niatnya, IW lagi butuh uang,'' Kata Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya, AKBP Helmi Santika, Kamis (21/3)

Helmi menjelaskan, awalnya mereka merencanakan pembunuhan pada Jumat (15/3) dengan alasan mengajak korban ke pelelangan komputer. Mereka sudah atur strategi, tapi batal karena korban tidak bisa. Lantas, Sabtu (16/3) korban mengajak balik TD. ''TD mengajak IW dengan alasan IW yang tahu lokasi pelelangannya.''

Helmi menjelaskan, sebenarnya TD sudah ingin menghabisi korban sejak awal Februari 2013. TD cerita kepada temannya berinisial T, namun aksi mereka tidak terlaksana. Setelah akhirnya Imam bisa pergi bersama TD dan IW, korban dijerat lehernya dari belakang saat di dalam mobil.

Kendaraan itu pun kemudian dibawa ke Area Parkir Mobil Terminal 1C Bandara Soekarno Hatta, Sabtu, pukul 14.30 WIB. Mobil itu terpantau oleh CCTV bandara, namun wajah pelaku tidak terlihat. ''Korban sudah meninggal sebelum masuk Terminal, karena sudah membusuk ketika ditemukan,'' Kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Rikwanto, Selasa (19/3).

Reporter : Wahyu Syahputra
Redaktur : Dewi Mardiani
1.310 reads
Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu(QS.Al-Baqarah:45)
FOTO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Dishub DKI: Ganjil-Genap Hemat 19,7 Persen Kuota BBM Subsidi

DKP Depok Belum Berhasil Tuntaskan Sampah, Ini Kendalanya

Lagi, Sakit Hati Jadi Penyebab Aksi Pembunuhan