Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Lagi, Sakit Hati Jadi Penyebab Aksi Pembunuhan

Kamis, 21 Maret 2013, 14:31 WIB
Komentar : 0
IST
Ilustrasi pembunuhan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Polisi berhasil membongkar motif pembunuhan Imam Syafii yang ditemukan tewas di Area Parkir Terminal 1 C Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng. Pelaku yang berinisial TD mengaku sakit hati atas perilaku Imam selama 13 tahun yang menjadi rekan bisnisnya. 

''Sejak mereka berkenalan tahun 2000 sampai awal 2013, pelaku kerap sakit hati,'' kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto di Jakarta, Kamis (21/3)

Korban dan pelaku sempat berjaya bersama-sama ketika menjadi rekan bisnis dalam penjualan komputer. Mereka aktif bersama di pelelangan dan tender komputer.

''Namun pada tahun 2012 pelaku TD alami drop (penurunan) dalam usahanya,'' ujar Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya, AKBP Helmi Santika

Helmi menyampaikan setelah bangkrut selanjutnya TD bekerja dengan korban. Sementara, barang penjualan TD seperti komputer dan printer masih ada. 

TD berniat jual ke korban dengan harapan dibayar lebih. TD tawarkan barangnya Rp 700 ribu, tapi korban hanya mau membeli seharga Rp 300 ribu. ''Di sinilah puncak kekesalan pelaku'' kata Helmi

Helmi mengungkapkan karena mengharap dibayar lebih atas penjualan barangnya dan hasil dari kekecewaan sebelumnya, TD merencanakan pembunuhan.

Seperti yang diketahui dari berita Republika sebelumnya, TD bersama temannya membunuh korban di mobil di jalan Tol arah bandara. Teman TD sebagai eksekutor membunuh korban dengan menjerat leher korban dengan kawat.

Korban yang sudah tewas diletakkan di dalam bagasi mobil korban. Pelaku sempat panik telah membunuh korban, karena arah mobil ke Bandara, pelaku berinisiatif meninggalkan mayat beserta mobilnya di area parkir Terminal 1 C Bandara Soekarno Hatta.

Reporter : Wahyu Syahputra
Redaktur : Citra Listya Rini
601 reads
Salah satu di antara kalian tidak beriman sebelum ia mencintai saudaranya (atau beliau bersabda: tetangganya) seperti mencintai diri sendiri. (HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Pasar Kramat Jati Akan Ditertibkan

Jembatan dan Persimpangan Kali Malang Akan Dilebarkan

Gereja HKBP Setu Akan Dibongkar Pemkab Bekasi