Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Urai Kemacetan, DK DKI Uji Coba 'Contra Flow'

Kamis, 21 Maret 2013, 12:42 WIB
Komentar : 0
ANTARA/Dhoni Setiawan
Jakarta macet total

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dewan Kemacetan DKI Jakarta akan melakukan upaya untuk mengurai kemacetan di Ibu Kota. Salah satunya adalah uji coba Contra Flow.

Wadirlantas Polda DKI Jakarta, AKBP Sambodo Purnomo mengatakan uji coba Contra Flow untuk mengantisipasi kemacetan melalui pengaturan titik-titik persimpangan. "Kami akan menempatkan yellow box di titik-titik yang rawan persinggungan," ujarnya di Balai Kota, Jl Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (21/3).

Tidak hanya itu, polisi juga harus berjaga di titik-titik yang biasa dijadikan parkir liar. "Kalau aparat datang siang pasti tidak efektif karena semua kendaraan sudah parkir, seharusnya satu kendaraan datang langsung diusir," ujarnya.

Setelah dianalisis ahli dari Trisakti, ditemukan 70 titik kemacetan di Jakarta. Nantinya Kepolisian akan memilih titik yang menjadi prioritas untuk ditangani. Sehingga dalam waktu satu hingga dua bulan hasilnya akan dirasakan masyarakat.

Sambodo menjelaskan penyebab kemacetan di antaranya persinggungan, rekayasa jalan yang tidak benar, papan reklame, pasar tumpah dan parkir liar.

Pihaknya menargetkan dalam waktu satu bulan skema tersebut dapat mengatasi kemacetan di 70 titik. Setelah itu akan dilanjutkan upaya untuk mengurai 30 titik dengan hal yang sama.

Uji coba Contra Flow dari Grogol ke Slipi akan dilakukan Senin (25/3) mendatang. "Kendaraan yang melalui Taman Anggrek nantinya harus keluar RS Dharmais," ujarnya.

Sedangkan Contra Flow lainnya akan diuji coba pada 1 April mendatang dengan menggandeng PT CMNP. Contra Flow akan dilakukan di dalam tol dari arah Cawang ke arah Rawamangun.

Sedangkan titik-titik bottleneck nantinya diupayakan dengan pelebaran jalan. Sehingga pihaknya harus membebaskan lahan untuk melakukannya. Sebagian besar tanah negara yang dibebaskan. Sehingga akan lebih mudah untuk menambah kapasitas jalan.

Reporter : Ratna Ajeng Tejomukti
Redaktur : Karta Raharja Ucu
2.321 reads
Barang siapa yang memperhatikan kepentingan saudaranya, maka Allah akan memperhatikan kepentingannya. Dan barangsiapa yang menutupi kejelekan orang lain maka Allah akan menutupi kejelekannya di hari kiamat. ((HR Bukhari-Muslim))
FOTO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...