Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Saksi Tindak Asusila di SMA 22 Jadi 14

Rabu, 20 Maret 2013, 17:18 WIB
Komentar : 0

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pihak kepolisian menambah delapan saksi tindak asusila di SMA 22, Matraman, Jakarta timur. Sebelumnya, polisi sudah memeriksa 6 saksi dari sekolah tersebut.

Mereka adalah saksi korban MA, mantan wakil kepala sekolah, kepala sekolah, dua karyawan tata usaha, dan guru BP. "Saksi keseluruhan sekarang berjumlah 14 orang," Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisari Besar Rikwanto, Rabu (20/3)

Rikwanto mengatakan, delapan saksi tersebut lima dari guru, seorang penjaga sekolah, satu orang alumni SMA 22 yang dekat dengan Wakepsek serta istri Wakepsek sendiri. "Mudah-mudahan ini bisa menguatkan pemeriksaan dengan banyaknya keterangan saksi," kata Rikwanto

Dari berita Republika sebelumnya, polisi terkendala dengan minimnya saksi, karena kasusnya berupa pencabulan yang hanya diketahui dua orang, dan kejadian perkaranya selalu ditempat sepi. Minimnya saksi membuat keterangan tidak kuat, yang akhirnya status saksi terlapor T tidak bisa dinaikkan menjadi tersangka.

Rikwanto mengatakan, hari ini pihak kejaksaan akan melakukan gelar perkara untuk memertimbangkan dan memutuskan apakah status T bisa dinaikkan atau tidak. "Gelar perkara hari ini, jam 10.00 pagi," kata Rikwanto.

Selain mengadakan gelar perkara, T juga sudah melakukan pemeriksaan kejiwaan ke Psikiater untuk melihat sehat tidaknya kondisi kejiwaan T. "Namun hasil tes tersebut belum bisa kita kabarkan, karena masih menunggu laporan dari psikiater," kata Rikwanto.

Reporter : Wahyu Syahputra
Redaktur : Djibril Muhammad
1.245 reads
“Dan tepatilah perjanjian dengan Allah apabila kamu berjanji dan janganlah kamu membatalkan sumpah-sumpah itu sesudah meneguhkannya….”(QS An-Nahl: 91)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Pasar Bebas Bahan Kimia Akan Ditempel Stiker

Si Bio Bemo, Pakai Listrik dan Ramah Lingkungan