Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Jokowi akan Buat Pasar Tradisional Bebas Bahan Kimia Berbahaya

Rabu, 20 Maret 2013, 11:23 WIB
Komentar : 0
Republika/Prayogi
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi)

REPUBLIKA.CO.ID, CAKUNG -- Pemprov DKI akan membuat pasar tradsional untuk percontohan bebas bahan kimia berbahaya. Tahap awal akan dibuat lima pasar percontohan. Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, pasar bebas bahan kimia dimaksudkan agar masyarakat yang berbelanja nantinya terjamin keamanannya. 

"Badan POM telah mendahului pengecekan di Pasar Jamu, apakah menggunakan bahan-bahan berbahaya atau tidak begitu juga dengan ikan," ujarnya di Pasar Klender, Cakung, Jakarta Timur, Rabu (20/3).

Setiap wilayah di Jakarta akan dibuatkan lima pasar untuk percontohan.

Setelah berhasil baru kemudian diperluas. Untuk pengawasannya, Jokowi akan menyerahkan kepad BPOM dengan lab keliling dan dapat dites langsung. Lab itu sekaligus untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

Penerapan program ini pun banyak belum diketahui masyarakat. Namun dengan pengecekan keliling yang dilakukannya sekaligus bersosialisasi. "Jamu yang benar itu yang ditumbuk, diseduh, baru disajikan. Bukan dicampur dengan bahan kimia yang berbahaya," ujarnya.

Reporter : Ratna Ajeng Tejomukti
Redaktur : Mansyur Faqih
1.946 reads
Rasulullah SAW bersabda:"Tidak akan masuk neraka orang yang shalat sebelum terbitnya matahari dan sebelum terbenamnya, yakni shalat subuh dan ashar."( HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Jalan Cikande-Rangkasbitung Lumpuh, Diblokir Ribuan Buruh

'Kekerasan Terhadap Wartawan Merugikan Masyarakat'

Ingin Revitalisasi Kota Tua, Pemprov Diminta Konsisten