Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Waspada Serangan Penyakit Saat Musim Pancaroba

Selasa, 19 Maret 2013, 21:04 WIB
Komentar : 0
.
Batuk. Ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Peralihan musim dari hujan menjadi kemarau atau lebih dikenal dengan Musim Pancaroba memicu timbulnya berbagai macam penyakit yang menyerang masyarakat.

Penyakit gangguan pernapasan dan pencernaan selalu menghantui masyarakat di saat seperti ini. Penyakit Diare dan gangguan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) tak pernah absen menjangkiti masyarakat di saat pancaroba ini.

Hal ini terjadi di Ajiwaras Medical Centre Cilandak Jalan Cilandak KKO Raya no 45, Cilandak, Jakarta Selatan. Beberapa pasien yang menunggu antrean untuk diperiksa ini umumnya menderita penyakit diare dan batuk.

Pantauan ROL, Selasa (19/3), terlihat banyaknya warga mengantre di klinik berwarna putih dengan garis biru ini. Saut-sautan suara batuk menjadi bukti penyakit pancaroba ini terus merasuki masyarakat.

Hampir setiap saat pasien datang silih berganti guna mendaftar di bagian resepsionis. Tiga perawat yang bertugas kali ini pun terlihat sibuk melayani pasien.

Doni (37 tahun) mengaku datang untuk berobat perihal batuk yang dideranya tidak kunjung sembuh sejak empat hari lalu. Pria berkacamata ini mengakui sudah tidak nyaman dengan kondisi yang dialaminya.

"Biasa lah mas cuacanya lagi jelek begini, akhirnya saya kena imbasnya yakni terjangkit batuk," kata Doni.

Berbagai alternatif sudah Doni lakukan, seperti meminum madu maupun dengan meminum kecap beserta jeruk nipis. Namun madu dan teman-temannya tadi tak mampu mengusir penyakit yang di dera Doni. Nafasnya yang tersengal menjadi bukti betapa tak bisa dianggap remeh penyakit ini.

Reporter : Irfan Abdurrahmat
Redaktur : Karta Raharja Ucu
423 reads
Janganlah kalian membenci ayah-ayah kalian. Barang siapa yang membenci ayahnya berarti ia kafir.(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

Berita Lainnya

Polda Metro Ringkus Pelaku Pembunuhan di Bandara Tangerang